MEDIASULUT.ID – Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, menghadiri penutupan Dikmabaif TNI AD 2026 di Amurang pada Jumat, 24 April 2026. Kehadiran ini menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap pembinaan prajurit serta memperkuat sinergi bersama TNI Angkatan Darat.
Upacara berlangsung di Lapangan Secaba Rindam XIII/Merdeka, Kecamatan Amurang Timur. Panglima Kodam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, memimpin langsung jalannya kegiatan secara khidmat dan tertib.
Penutupan Dikmabaif TNI AD 2026 di Amurang

Pendidikan Pertama Bintara Infanteri Gelombang I Tahun Anggaran 2026 dimulai sejak 28 Februari 2026. Program ini berlangsung serentak di berbagai Rindam di seluruh Indonesia, termasuk Rindam XIII/Merdeka di Sulawesi Utara.
Di wilayah ini, sebanyak 71 siswa mengikuti pendidikan intensif selama kurang lebih delapan minggu. Mereka menjalani pelatihan fisik, mental, serta intelektual secara terukur dengan disiplin tinggi.
Setelah menyelesaikan seluruh tahapan, para siswa resmi menyandang pangkat Bintara Infanteri. Mereka siap menjalankan tugas di satuan masing-masing sebagai tulang punggung kekuatan TNI AD.
Pembentukan Karakter Prajurit Profesional
Pendidikan ini menekankan pembentukan karakter prajurit yang disiplin, loyal, serta berintegritas tinggi. Instruktur membekali peserta dengan nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.
Seluruh proses berjalan tegas sekaligus mengedepankan pendekatan humanis serta keselamatan peserta. Dengan pola ini, TNI AD menjaga kualitas lulusan tetap optimal.
Seorang instruktur menyampaikan, “Kami melatih fisik sekaligus membentuk mental dan karakter prajurit yang siap menghadapi berbagai tantangan tugas.”
Peran Bupati Perkuat Sinergi TNI dan Daerah

Bupati Franky Donny Wongkar menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung TNI. Ia menilai keberadaan pendidikan militer di daerah memberi dampak positif bagi stabilitas serta pembangunan.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh instruktur dan panitia yang telah membina para siswa hingga lulus dengan baik. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi kebanggaan bersama masyarakat Minahasa Selatan.
“Kami sangat mengapresiasi dedikasi seluruh instruktur. Mereka berhasil membentuk prajurit yang tangguh dan profesional,” ujar Franky Donny Wongkar.
Sinergi antara pemerintah daerah dan TNI juga terlihat dalam berbagai kegiatan sebelumnya, seperti penguatan stabilitas daerah serta kolaborasi pembangunan di wilayah Amurang.
Kehadiran Forkopimda dan Unsur TNI
Sejumlah pejabat turut menghadiri kegiatan ini. Hadir di antaranya Komandan Rindam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wempi Ramandei serta Komandan Secaba Letkol Arm Johansyah.
Kapolres Minahasa Selatan AKBP David Candra Babega, Kajari Albertus Roni Santoso, dan Dandim 1302/Minahasa Letkol Inf Bonaventura Ageng Fajar Santoso juga mengikuti upacara tersebut.
Kehadiran para pejabat menunjukkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan daerah. Hal ini sejalan dengan berbagai agenda daerah seperti apel kebangsaan ASN yang menekankan persatuan dan disiplin.
Pendaftaran Dikmabaif Gelombang II 2026
TNI AD telah membuka pendaftaran Bintara PK Gelombang II Tahun Anggaran 2026 sejak 20 April 2026. Proses pendaftaran berlangsung secara online melalui situs resmi TNI AD.
Masyarakat diimbau mengikuti proses secara resmi tanpa melalui perantara. Pendaftaran ini tidak dipungut biaya sehingga calon peserta harus waspada terhadap praktik penipuan.
Informasi ini menjadi peluang bagi generasi muda Minahasa Selatan untuk bergabung dengan TNI. Selain membangun karier, mereka juga dapat berkontribusi langsung dalam menjaga kedaulatan negara.
Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat juga tercermin dalam berbagai kegiatan di daerah, termasuk kolaborasi pembangunan di Amurang yang melibatkan unsur TNI dan masyarakat.
Penutupan pendidikan ini menjadi awal perjalanan baru bagi para prajurit muda. Mereka kini siap mengemban tugas negara dengan penuh tanggung jawab serta dedikasi tinggi.
