MEDIASULUT.ID – Wabup Bolaang Mongondow, Dony Lumenta, menghadiri Dharmasanti Mopugad Bolmong yang berlangsung di Balai Kesenian Desa Adat Mopugad, Rabu, 22 April 2026. Kegiatan ini menegaskan pentingnya persaudaraan dan penguatan nilai Dharma dalam kehidupan masyarakat.

Momentum Dharmasanti Mopugad Bolmong mendorong Dony Lumenta mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kerukunan umat beragama. Ia menekankan bahwa persaudaraan menjadi fondasi utama dalam membangun daerah yang harmonis.
Apa Itu Dharmasanti dan Sejarah Singkatnya
Dharmasanti merupakan tradisi umat Hindu di Indonesia yang berlangsung setelah Hari Suci Nyepi. Kegiatan ini menjadi momen untuk saling memaafkan, mempererat hubungan sosial, serta meneguhkan kembali ajaran Dharma dalam kehidupan sehari-hari.
Tradisi Dharmasanti berkembang sebagai bagian dari praktik keagamaan yang menekankan harmoni dan keseimbangan hidup. Tradisi ini kemudian mengakar di berbagai daerah, termasuk Bolaang Mongondow, sebagai simbol persaudaraan lintas komunitas.
Makna filosofis Dharmasanti tercermin dalam nilai “Vasudhaiva Kutumbakam”, yang mengajarkan bahwa seluruh manusia merupakan satu keluarga besar. Nilai ini menjadi dasar penting dalam menjaga toleransi di tengah keberagaman masyarakat.
Dharmasanti Mopugad Bolmong Perkuat Nilai Persaudaraan

Perayaan Dharmasanti Mopugad Bolmong mengangkat tema “Vasudhaiva Kutumbakam” yang berarti seluruh dunia adalah satu keluarga besar. Tema ini mendorong masyarakat untuk saling menghormati dan memperkuat hubungan sosial.
Tradisi Dharmasanti menjadi bagian penting dalam kehidupan umat Hindu setelah Hari Suci Nyepi. Kegiatan ini menghadirkan ruang saling memaafkan serta mempererat tali persaudaraan antarwarga.
Nilai Dharma dalam Dharmasanti Mopugad Bolmong mengajak masyarakat menjalani kehidupan dengan kebenaran dan keseimbangan. Nilai tersebut memperkuat karakter sosial di tengah keberagaman.
Pesan Dony Lumenta tentang Kerukunan Umat
Dony Lumenta menyampaikan apresiasi terhadap kerukunan umat beragama di wilayah Dumoga Utara. Ia melihat masyarakat mampu menjaga harmoni dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, Dharmasanti Mopugad Bolmong harus menjadi pengingat kolektif untuk terus merawat toleransi. Ia menegaskan bahwa keberagaman bukan penghalang, melainkan kekuatan untuk maju bersama.
“Kita harus terus menjaga persaudaraan dan nilai Dharma agar kehidupan masyarakat tetap harmonis dan damai,” ujar Dony Lumenta dalam sambutannya.
Pesan ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat stabilitas sosial, seperti yang terlihat dalam agenda stabilitas keamanan daerah yang terus dijaga bersama.
Kehadiran Pejabat dan Sinergi Pemerintah

Kegiatan Dharmasanti Mopugad Bolmong turut dihadiri berbagai unsur pemerintah dan lembaga. Hadir anggota DPRD, perwakilan Forkopimda, serta jajaran perangkat daerah.
Selain itu, pejabat dari Polres Bolaang Mongondow dan Kodim 1303/BM juga ikut serta dalam kegiatan ini. Kehadiran mereka pun memperlihatkan sinergi kuat antarinstansi.
Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas dan pembangunan daerah. Upaya serupa juga terlihat dalam kegiatan sinergi pembangunan daerah yang terus didorong pemerintah.
Makna Dharmasanti bagi Kehidupan Masyarakat
Dharmasanti Mopugad Bolmong tidak hanya menjadi acara seremonial. Kegiatan ini justru menghadirkan nilai spiritual yang kuat dalam kehidupan sosial masyarakat.
Masyarakat memanfaatkan momen ini untuk mempererat hubungan antarindividu serta memperkuat toleransi.
Di sisi lain, tradisi ini juga menjadi bagian dari kekayaan budaya lokal di Bolaang Mongondow. Nilai kebersamaan yang muncul dalam kegiatan ini pun sejalan dengan semangat persatuan yang juga tercermin dalam tradisi Tulude sebagai budaya persatuan daerah.
Semangat Dharmasanti Mopugad Bolmong mendorong masyarakat terus menjaga keharmonisan. Nilai persaudaraan dan Dharma menjadi landasan dalam membangun daerah yang damai dan sejahtera.
