MEDIASULUT.ID – Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar menghadiri peresmian Markas Komando (Mako) Zona Tengah Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia di Desa Kalasey II, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa, Kamis, 23 April 2026.
Kehadiran Franky Donny Wongkar menegaskan dukungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan terhadap penguatan infrastruktur keamanan nasional, khususnya di wilayah Sulawesi Utara.
Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus meresmikan langsung fasilitas tersebut sebagai bagian dari langkah strategis memperkuat kapasitas operasional Bakamla RI di kawasan tengah Indonesia.
Peresmian Mako Bakamla Perkuat Keamanan Laut Sulut

Peresmian Mako Bakamla ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan sistem pengawasan dan pengamanan wilayah laut. Pemerintah menargetkan penguatan koordinasi lintas sektor agar penanganan isu kelautan berjalan lebih efektif.
Selain itu, keberadaan fasilitas ini akan mempercepat respons terhadap berbagai ancaman maritim. Ancaman tersebut mencakup praktik illegal fishing hingga aktivitas penyelundupan yang merugikan negara.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya menjaga stabilitas daerah, sebagaimana terlihat dalam penguatan sinergi Forkopimda Minahasa Selatan dalam menjaga keamanan wilayah.
Fungsi Mako Bakamla: Komando, Pengawasan, dan Respons Cepat
Mako Bakamla Zona Tengah berfungsi sebagai pusat komando operasi keamanan laut di wilayah tengah Indonesia. Dari fasilitas ini, Bakamla mengendalikan patroli laut, memantau pergerakan kapal, serta mengoordinasikan penindakan terhadap pelanggaran hukum di laut.
Selain itu, Mako Bakamla juga menjalankan fungsi pengawasan terpadu dengan memanfaatkan teknologi maritim. Sistem ini memungkinkan deteksi dini terhadap aktivitas mencurigakan, sehingga aparat dapat bertindak lebih cepat dan terukur.
Fungsi lainnya mencakup koordinasi lintas instansi, termasuk TNI AL, Polairud, dan kementerian terkait. Sinergi ini memastikan setiap operasi berjalan efektif tanpa tumpang tindih kewenangan.
Komitmen Bupati Minsel Dukung Infrastruktur Nasional
Bupati Franky Donny Wongkar menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pembangunan infrastruktur strategis. Ia menilai keberadaan Mako Bakamla memberikan dampak langsung terhadap stabilitas keamanan daerah.

“Kami mendukung penuh kehadiran Mako Bakamla ini karena berdampak langsung pada keamanan wilayah dan aktivitas masyarakat,” ujar Franky Donny Wongkar.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam memperkuat kerja sama lintas sektor. Pemerintah daerah terus mendorong kolaborasi aktif dengan pemerintah pusat.
Sebelumnya, Franky Donny Wongkar juga memperkuat sinergi program nasional sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan di Minahasa Selatan.
Suara Warga: Nelayan Merasa Lebih Aman dan Terlindungi
Kehadiran Mako Bakamla mendapat respons positif dari masyarakat, khususnya nelayan di wilayah pesisir. Mereka menilai keberadaan fasilitas ini akan meningkatkan rasa aman saat melaut.
“Kami merasa lebih tenang karena pengawasan laut semakin kuat. Harapannya, tidak ada lagi kapal ilegal yang merugikan nelayan lokal,” kata salah satu warga nelayan di sekitar Mandolang.
Warga juga berharap Bakamla aktif melakukan patroli rutin dan memberikan edukasi kepada masyarakat pesisir terkait keamanan laut. Dengan begitu, masyarakat dapat ikut berperan dalam menjaga wilayah perairan.
Sinergi Lintas Instansi Jadi Kunci Efektivitas
Sejumlah pejabat penting turut menghadiri kegiatan ini. Kepala Zona Tengah Bakamla RI Laksamana Pertama Teguh Prasetya hadir bersama jajaran Forkopimda Plus Provinsi Sulawesi Utara.

Selain itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulut, Wakil Bupati Minahasa, serta pejabat dari Kementerian Hukum dan HAM juga ikut dalam peresmian tersebut. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan kuatnya kolaborasi lintas instansi.
Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengawasan laut sekaligus memperkuat stabilitas keamanan kawasan. Hal ini juga selaras dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas perencanaan melalui evaluasi perencanaan anggaran daerah.
Dampak Strategis bagi Stabilitas dan Ekonomi Daerah
Keberadaan Mako Bakamla Zona Tengah tidak hanya berdampak pada aspek keamanan. Fasilitas ini juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui stabilitas wilayah yang lebih terjaga.
Dengan sistem pengawasan yang lebih optimal, aktivitas ekonomi kelautan dapat berjalan lebih aman dan terkontrol. Kondisi ini akan meningkatkan kepercayaan investor serta memperkuat sektor maritim di Sulawesi Utara.
Pemerintah berharap langkah ini menjadi fondasi kuat dalam menciptakan kawasan laut yang aman, produktif, dan berkelanjutan.
