MEDIASULUT.ID– Kebangkitan Wisata Alam Sumaru Endo di Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa kembali menyalakan harapan besar masyarakat untuk kebangkitan sektor pariwisata Sulawesi Utara sekaligus peningkatan perekonomian warga sekitar.
Destinasi pemandian air panas alami yang berada di tepian Danau Tondano ini kembali membuka layanan untuk umum pada 23 Januari 2026 setelah menjalani proses renovasi dan penataan fasilitas oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Bagi warga Remboken dan sekitarnya, Sumaru Endo bukan hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga menjadi aset daerah yang selama ini menjadi sumber penghidupan bagi banyak keluarga.
Kembalinya aktivitas wisata di kawasan ini menjadi sinyal kebangkitan pariwisata Minahasa setelah mengalami penurunan kunjungan dalam beberapa tahun terakhir.
Destinasi Air Panas Alami Andalan Minahasa

Wisata Alam Sumaru Endo terletak di Desa Leleko, Kecamatan Remboken, sekitar 12 kilometer dari Kota Tondano. Objek wisata ini memiliki sumber air panas alami yang sejak lama dimanfaatkan sebagai tempat relaksasi dan terapi kesehatan.
Potensi tersebut menjadikan Sumaru Endo memiliki keunggulan sebagai destinasi wisata kesehatan yang sejalan dengan tren wisata berbasis kebugaran yang terus meningkat.
Kawasan ini juga menghadirkan panorama Danau Tondano yang menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melihat Sumaru Endo sebagai destinasi strategis yang dapat memperkuat posisi Sulut sebagai daerah tujuan wisata unggulan di kawasan timur Indonesia.
Revitalisasi Dorong Kualitas dan Daya Saing
Pemerintah provinsi melakukan proses renovasi dan revitalisasi yang mencakup penataan kolam pemandian, perbaikan bangunan pendukung, area bermain, serta infrastruktur lainnya.
Langkah ini meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus memperkuat daya saing destinasi wisata daerah.
Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK), meninjau langsung progres renovasi pada awal Januari 2026.
“Saya melihat perbaikan lokasi wisata Sumaru Endo terus berjalan. Semua membutuhkan proses, dan kita harus optimis pembangunan sektor pariwisata akan berjalan dengan baik,” ujar Yulius Selvanus.
Gubernur menegaskan bahwa konsistensi pembangunan menjadi kunci agar destinasi wisata daerah berkembang secara berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Motor Penggerak Ekonomi Masyarakat Sekitar
Kehadiran kembali wisata Sumaru Endo disambut antusias masyarakat sekitar. Warga berharap destinasi ini kembali ramai dikunjungi sehingga mampu menghidupkan roda ekonomi lokal.
Salah seorang warga Remboken, Lukas, mengaku penghasilan masyarakat sangat bergantung pada aktivitas wisata.
“Kalau pengunjung ramai, kami bisa berdagang lagi, parkiran hidup, ojek jalan. Sumaru Endo ini sangat membantu ekonomi warga,” ujarnya.
Keberadaan wisata ini membuka peluang usaha bagi pedagang kecil, pengelola parkir, jasa transportasi, hingga pelaku UMKM di sekitar kawasan Danau Tondano.
Pemerintah daerah menilai pengembangan Wisata Sumaru Endo Minahasa mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat selain berdampak pada sektor pariwisata.
Potensi Jadi Ikon Wisata Kesehatan Sulut
Dengan kekayaan sumber air panas alami, Sumaru Endo memiliki peluang besar untuk menjadi ikon wisata kesehatan Sulawesi Utara.
Tren wisata kesehatan dan relaksasi yang terus meningkat membuka peluang strategis bagi Minahasa untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
Pengembangan destinasi ini juga diharapkan menciptakan lapangan kerja baru serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar secara berkelanjutan.
“Wisata yang dirawat hari ini adalah kebanggaan yang dinikmati esok,” tegas Gubernur Yulius Selvanus.
Pesan tersebut mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, pengelola, maupun masyarakat, untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang telah dibangun.
Harapan Baru Pariwisata Minahasa
Kebangkitan Sumaru Endo menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk menjadikan sektor pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
Dukungan infrastruktur, promosi yang tepat, serta keterlibatan aktif masyarakat membuat Sumaru Endo berpotensi kembali menjadi destinasi favorit sekaligus simbol kebangkitan pariwisata Minahasa.
Pemerintah menargetkan destinasi ini menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan Danau Tondano, tidak hanya sebagai tempat rekreasi.
