MEDIASULUT.ID – Satuan Reserse Kriminal Polres Minahasa mengamankan pria berinisial BK (54) terkait insiden duel Tondano berujung tewas yang melibatkan FK (24). Peristiwa ini terjadi di Kelurahan Watulambot, Tondano Barat, pada Kamis, 2 April 2026 malam.
Insiden duel Tondano berujung tewas ini bermula dari kesalahpahaman di sebuah rumah duka dan berkembang menjadi peristiwa yang melibatkan senjata tajam.
Perselisihan di Rumah Duka
FK mendatangi rumah duka keluarga Kaseger-Maukar dan menyampaikan tuduhan kepada pria berinisial PETA terkait dugaan mengganggu istrinya. FK kemudian melakukan tindakan kekerasan terhadap PETA di lokasi tersebut.
Saksi Meis Tambariki melihat kejadian itu dan segera memanggil BK untuk menegur FK. BK datang dan menyampaikan teguran, namun interaksi tersebut berkembang menjadi perdebatan di antara keduanya.
Situasi kemudian semakin tegang dan berujung pada konflik terbuka antara kedua pihak.
Pertemuan Dua Pihak dengan Senjata Tajam
Ketegangan meningkat ketika FK dan BK masing-masing mengambil senjata tajam dari rumah. FK membawa samurai dan pisau badik, sementara BK membawa parang.
Keduanya bertemu di sebuah lorong jalan setapak dan terlibat perkelahian. Mereka saling berhadapan dan sempat terjatuh saat bergumul di tanah.
FK terus menekan situasi menggunakan senjata tajam, sementara BK berupaya mempertahankan diri dalam kondisi yang sulit.
Korban Terjatuh di Lokasi
Dalam situasi tersebut, BK meminta bantuan kepada saksi Jemmy Mailensun. Setelah berhasil melepaskan diri, BK meninggalkan lokasi kejadian.
FK kemudian terjatuh di lokasi setelah mengalami luka akibat senjata tajam. Warga sekitar segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke fasilitas kesehatan.
Peristiwa ini menjadi perhatian aparat, sejalan dengan penanganan berbagai kejadian serupa di wilayah Minahasa yang terus ditindaklanjuti pihak kepolisian.
Penanganan Medis dan Proses Hukum
Warga membawa FK ke RSU Gunung Maria Tomohon. Korban mengalami luka tusuk di bagian perut kiri. Tenaga medis memberikan penanganan, namun FK dinyatakan meninggal dunia pada pukul 21.00 WITA.
BK juga mengalami luka gores pada bagian kaki dan tangan. Ia menjalani perawatan di RSUD Sam Ratulangi Tondano sebelum kemudian diamankan oleh pihak kepolisian.
Saat ini, BK berada di Mapolres Minahasa untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Aparat terus mendalami kronologi kejadian guna memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur.
Insiden duel Tondano berujung tewas ini kini menjadi fokus penyelidikan aparat untuk mengungkap secara menyeluruh rangkaian peristiwa yang terjadi.
