MEDIASULUT.ID – Keuskupan Manado akan menjadi tuan rumah Perayaan Komunikasi Sosial Nasional (PKSN) XIV pada 2027. Panitia mengumumkan keputusan tersebut saat malam penutupan PKSN XIII di Keuskupan Agung Pontianak, Sabtu, 30 Mei 2026.
Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Pontianak menyerahkan estafet penyelenggaraan kepada Komisi Komunikasi Sosial Konferensi Waligereja Indonesia (KWI). Selanjutnya, Komsos KWI menyerahkan tanggung jawab itu kepada Ketua Komisi Komsos Keuskupan Manado, RD. Yohanes I Made Pantyasa.
Kepercayaan tersebut membuka peluang besar bagi Keuskupan Manado untuk memperkuat peran komunikasi sosial Gereja Katolik di tingkat nasional.
Keuskupan Manado Siap Menyambut PKSN XIV
RD. Yohanes I Made Pantyasa menyampaikan kesiapan Keuskupan Manado melalui video yang tampil di videotron Aula Magna Gedung Pasificus Bos, Kompleks Katedral St. Yosep Pontianak.
“Kami siap menjadi tuan rumah PKSN XIV tahun depan. Bagi para pegiat Komsos se-Keuskupan di Indonesia, kami tunggu kehadiran anda nanti,” ujar Pastor Made.
Komitmen tersebut menunjukkan keseriusan Keuskupan Manado dalam menyambut para pegiat komunikasi sosial dari seluruh Indonesia.
Kepercayaan ini juga memperkuat posisi Sulawesi Utara sebagai daerah penyelenggara kegiatan nasional Gereja Katolik. Sebelumnya, Sulawesi Utara juga akan menggelar Pesparani Katolik 2027.
Persiapan PKSN Manado 2027 Langsung Dimulai
Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Manado langsung bergerak setelah pengumuman di Pontianak. Pada Selasa, 2 Juni 2026, pengurus memanfaatkan rapat rutin bulanan untuk membahas persiapan awal PKSN XIV.
Pengurus dan tim Komsos Keuskupan Manado mengikuti rapat di Aula Radio Montini Manado. Pastor Made memimpin pertemuan tersebut.
Dalam arahannya, Pastor Made mengajak seluruh pihak untuk membangun kerja sama sejak awal. Ia ingin seluruh unsur terlibat aktif demi menyukseskan kegiatan nasional itu.
“Perlunya dukungan dan kerjasama dari kita semua untuk pelaksanaan kegiatan PKSN 2027. Kita buat kegiatan ini dengan gaya kita sendiri, gaya Manado, tetapi tidak mengenyampingkan tujuan inti dari kegiatan ini,” kata Pastor Made.
Ia berharap PKSN XIV menghadirkan identitas khas Manado tanpa meninggalkan tujuan utama komunikasi sosial Gereja.
PKSN Perkuat Jaringan Komunikasi Gereja
KWI menggagas PKSN sejak 2014 sebagai tindak lanjut Hari Komunikasi Sosial Sedunia. Program ini terus mempertemukan para pegiat komunikasi sosial dari berbagai keuskupan.
Melalui PKSN, peserta dapat bertukar pengalaman, meningkatkan kapasitas, dan memperluas jejaring pelayanan komunikasi Gereja.
PKSN XIII di Pontianak menghadirkan perwakilan dari 18 keuskupan. Kehadiran mereka menunjukkan tingginya perhatian terhadap pengembangan media dan komunikasi Gereja Katolik.
Masyarakat juga dapat melihat semangat serupa melalui berbagai agenda nasional Gereja. Salah satunya tampak pada penyelenggaraan Pesparani Katolik yang memperkuat pembinaan iman dan kebersamaan umat.
Momentum Kenalkan Budaya dan Iman Sulawesi Utara
PKSN Manado 2027 akan menjadi ajang pertemuan nasional para pegiat komunikasi sosial Gereja. Kegiatan ini juga menjadi sarana promosi budaya dan kehidupan iman umat Katolik Sulawesi Utara.
Peserta dari berbagai keuskupan dapat mengenal lebih dekat pelayanan Gereja di wilayah ini. Mereka juga berkesempatan melihat kekayaan budaya dan keramahtamahan masyarakat Sulawesi Utara.
Berbagai sarana pastoral yang berkembang di daerah ini turut memperlihatkan kemajuan pelayanan Gereja. Salah satunya terlihat pada kehadiran Gereja Katolik Bunaken yang mendukung pelayanan umat.
Keuskupan Manado ingin menjadikan PKSN XIV sebagai ruang kolaborasi, pembelajaran, dan penguatan komunikasi Gereja Katolik. Persiapan yang dimulai lebih awal menunjukkan keseriusan panitia dalam menyambut peserta dari Sabang sampai Merauke.
