MEDIASULUT.ID — Kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Modomang membawa harapan baru bagi warga Kecamatan Dumoga Timur, khususnya keluarga yang mendambakan akses layanan gizi lebih dekat dan berkelanjutan. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow meresmikan fasilitas ini sebagai langkah nyata untuk memperkuat kesehatan masyarakat dari tingkat paling dasar.
Wakil Bupati Bolaang Mongondow, Dony Lumenta, meresmikan langsung SPPG Modomang pada Selasa, 3 Februari 2026. Dengan demikian, peresmian ini menegaskan keseriusan pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak dan ibu sebagai kelompok paling rentan.
Bagi warga Modomang dan sekitarnya, SPPG bukan sekadar bangunan baru. Bahkan, fasilitas ini menjadi simbol kepedulian dan kehadiran negara dalam kehidupan sehari-hari masyarakat desa.
SPPG Modomang, Harapan Baru bagi Kesehatan Warga

SPPG Modomang hadir sebagai pusat pelayanan pemenuhan gizi dan diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi warga Dumoga Timur. Selain itu, pemerintah daerah menargetkan fasilitas ini dapat mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui layanan gizi yang terarah dan berkesinambungan.
Wakil Bupati Dony Lumenta menegaskan bahwa pembangunan sektor kesehatan harus menyentuh kebutuhan riil masyarakat. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya peran SPPG sebagai ujung tombak pelayanan gizi di tingkat kecamatan.
“SPPG ini diharapkan menjadi tempat pelayanan yang benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama untuk meningkatkan kualitas gizi keluarga,” ujar Dony Lumenta.
Ia juga meminta seluruh pihak terkait memastikan operasional SPPG berjalan konsisten dan memberikan manfaat nyata bagi warga.
Dukung Program Makan Bergizi Gratis di Bolmong

Selain melayani kebutuhan gizi masyarakat, SPPG Modomang juga mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai program nasional. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow menilai sinergi ini penting agar kebijakan pusat berjalan efektif hingga ke tingkat desa.
Kemudian, keberadaan SPPG memperkuat distribusi dan pengawasan program MBG, sehingga penerima manfaat tepat sasaran dan merata. Dengan demikian, fasilitas dan tenaga yang memadai membantu layanan gizi berjalan lebih terstruktur.
Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen Bolmong dalam mendukung program strategis nasional yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Dumoga Timur

Peresmian SPPG Modomang berlangsung dalam suasana kebersamaan yang kental. Sementara itu, sejumlah pejabat pemerintah, tokoh masyarakat, serta unsur Forkopimcam Kecamatan Dumoga Timur hadir untuk menunjukkan dukungan terhadap program kesehatan tersebut.
Wakil Bupati hadir bersama Sekretaris TP-PKK Kabupaten Bolaang Mongondow, Ny. Syliane Lumenta-Pangalila, S.Th.. Ia secara aktif mendorong penguatan kesehatan keluarga serta peran ibu dalam pemenuhan gizi anak.
Selain itu, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Dea E. Lumenta, SE, Kepala KPPG SulutGo Dr. Billy Kereh, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Forkopimcam Dumoga Timur, serta Sangadi Modomang dan Sangadi Mogoyunggung Satu turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Seorang warga setempat menyambut baik kehadiran SPPG. “Kami merasa terbantu karena pelayanan gizi sekarang lebih dekat. Harapannya ini bisa terus berjalan dan menyentuh semua warga,” ujarnya.
Langkah Awal Bangun Ekosistem Gizi Berkelanjutan

Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow menilai peresmian SPPG Modomang sebagai langkah awal membangun ekosistem kesehatan dan gizi yang berkelanjutan. Oleh karena itu, pemerintah berharap fasilitas ini mampu menjadi pusat edukasi, pemantauan, serta penguatan pencegahan stunting dan gizi buruk.
Dengan dukungan lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat, SPPG Modomang akan memberikan dampak jangka panjang bagi kesehatan warga Dumoga Timur. Bahkan, fasilitas ini berpotensi menjadi model pengembangan layanan gizi di wilayah lain di Bolaang Mongondow.
