MEDIASULUT.ID – Ny Rosita Manoppo-Pobela SE MSi resmi memimpin Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) masa bakti 2026-2027. Ketua BKMT Provinsi Sulawesi Utara Dra. Hj. Yasti Soepredjo Mokoagow memimpin langsung prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di Tutuyan, Kamis, 14 Mei 2026.
Pelantikan tersebut menjadi tindak lanjut hasil Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) BKMT Boltim. Forum itu menetapkan Ny Rosita Manoppo-Pobela untuk melanjutkan estafet kepengurusan hingga akhir masa jabatan tahun 2027.
Sejumlah tokoh daerah turut menghadiri agenda tersebut. Kehadiran Bupati Boltim Oskar Manoppo SE MM mempertegas dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan organisasi keagamaan dan pembinaan masyarakat di Boltim.
Rosita Manoppo-Pobela Siap Aktifkan Program BKMT Boltim

Dalam sambutannya, Ny Rosita Manoppo-Pobela menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diterimanya. Ia menilai jabatan Ketua BKMT Boltim bukan sekadar posisi organisasi, tetapi tanggung jawab moral untuk menggerakkan kembali program-program keumatan.
“Saya memandang amanah ini sebagai tanggung jawab besar untuk menjaga keberlangsungan organisasi, mengaktifkan kembali program-program keumatan, serta memperkuat peran BKMT di tengah masyarakat. Kami menyadari sepenuhnya bahwa BKMT bukan sekadar wadah silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana dakwah, pendidikan umat, dan pembinaan akhlak,” ujar Rosita.
Ia menegaskan pengurus BKMT Boltim akan memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat majelis taklim di desa-desa. Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas pembinaan spiritual masyarakat secara merata.
Penguatan kegiatan keagamaan di Boltim juga terus terlihat dalam berbagai agenda masyarakat, termasuk pawai obor Ramadan di Boltim yang sebelumnya mendapat dukungan penuh pemerintah daerah.
BKMT Boltim Didorong Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Ny Rosita Manoppo-Pobela juga memaparkan visi strategis organisasi ke depan. Ia ingin BKMT Boltim hadir sebagai mitra pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan mental dan spiritual masyarakat.
Menurutnya, pembinaan umat harus berjalan seiring dengan pembangunan daerah. Karena itu, organisasi keagamaan perlu aktif membangun karakter, memperkuat akhlak, serta menjaga persatuan masyarakat.
“Harapan kami tentunya BKMT dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan, khususnya pada aspek mental spiritual masyarakat,” tambahnya.
Upaya memperkuat nilai religius di Boltim juga tampak dalam berbagai kegiatan daerah lainnya, seperti peringatan Nuzulul Quran di Tutuyan yang melibatkan unsur pemerintah dan masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik agar bekerja dengan penuh keikhlasan dan menjadikan BKMT sebagai sarana menebarkan manfaat bagi umat.
“Saya mengajak seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik agar bekerja dengan penuh keikhlasan.
Jadikan organisasi BKMT ini sebagai ladang ibadah dan sarana untuk menebarkan manfaat serta keteladanan bagi umat sesuai dengan tuntunan Al-Qur’an,” katanya.
Yasti Soepredjo Mokoagow Beri Dukungan Moral
Dalam kesempatan tersebut, Ny Rosita Manoppo-Pobela turut menyampaikan apresiasi kepada Ketua BKMT Provinsi Sulawesi Utara Dra. Hj. Yasti Soepredjo Mokoagow. Ia menilai kehadiran Yasti memberi motivasi besar bagi pengurus BKMT Boltim.
Rosita juga mengapresiasi dukungan Koordinator Wilayah Ibu Hj. Dra. Ulfa Paputungan MM serta para ketua BKMT se-Bolaang Mongondow Raya yang hadir memberikan dukungan moral kepada kepengurusan baru.
Kehadiran para tokoh perempuan dan organisasi keagamaan itu memperlihatkan kuatnya sinergi pembinaan umat di wilayah Bolaang Mongondow Raya.
Semangat kebersamaan masyarakat Boltim sebelumnya juga terlihat dalam agenda budaya dan keagamaan seperti perayaan Ketupat di Modayag yang memperkuat nilai persaudaraan antarwarga.
Melalui kepengurusan baru ini, BKMT Boltim akan semakin aktif menjalankan program dakwah, pendidikan umat, serta pembinaan akhlak masyarakat hingga pelosok desa.
