MEDIASULUT.ID – Profil Tahlis Gallang menjadi sorotan publik setelah pelantikan dirinya sebagai Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara pada Senin, 4 Mei 2026 pukul 08.00 WITA di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Manado. Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus memimpin langsung prosesi pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden dan mandat Menteri Dalam Negeri.
Tahlis Gallang membangun karier dari bawah sebagai staf kecamatan hingga mencapai posisi strategis sebagai Sekprov Sulut. Perjalanan karier Tahlis Gallang ini menunjukkan praktik meritokrasi yang kuat dalam birokrasi daerah dan menjadikannya figur penting di kalangan ASN Sulawesi Utara.
Profil Lengkap Tahlis Gallang dan Latar Belakangnya

Tahlis Gallang lahir di Kotamobagu pada 8 Maret 1975. Ia menyelesaikan pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan V tahun 1997 dan meraih predikat alumni terbaik.
Ia menetap di Manado dan menjalani kehidupan pribadi dengan sederhana. Ia pernah menikah dengan Win Ponuntul sebelum berpisah sekitar tahun 2022, lalu menikah dengan Resky Amelia pada tahun yang sama.
Profil lengkap Tahlis Gallang memperlihatkan konsistensinya di dunia pemerintahan. Ia menguasai regulasi dan menerjemahkannya menjadi kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Perjalanan Karier Tahlis Gallang dari Bawah
Tahlis Gallang memulai perjalanan karier dari posisi staf kecamatan. Ia terus menapaki tangga birokrasi melalui dedikasi dan kerja keras yang konsisten.
Ia kemudian menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan pada 2013 hingga 2015. Ia melanjutkan karier sebagai Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu pada 2015 hingga 2017.
Selanjutnya, ia menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow sejak 8 Juni 2017 hingga 11 Desember 2023. Pencapaian ini menjadikannya satu-satunya birokrat di Bolaang Mongondow Raya yang memegang jabatan Sekda definitif di tiga daerah berbeda.
Ia kemudian memimpin Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Utara sejak dilantik pada 11 Desember 2023. Ia juga menjalankan tugas sebagai Plt Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan sejak Agustus 2024 hingga 2025.
Selain itu, ia menjalankan tugas sebagai Penjabat Sementara Bupati Bolaang Mongondow Selatan pada 23 September 2024. Ia juga mengemban tugas sebagai Plh hingga Penjabat Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara sejak 2025 sebelum akhirnya menjabat definitif.
Pelantikan Sekprov Sulut 2026 dan Peran Strategis

Puncak kariernya terjadi saat pelantikan Sekprov Sulut 2026. Tahlis Gallang menerima pelantikan sebagai Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara dan mulai menjalankan peran strategis dalam mengoordinasikan seluruh perangkat daerah.
Jabatan Sekprov Sulut memegang peran kunci dalam memastikan sinkronisasi kebijakan pemerintah daerah. Pemerintah daerah terus mendorong penguatan birokrasi melalui budaya kerja baru ASN yang menekankan profesionalisme dan kinerja.
Kepercayaan pemerintah pusat dan daerah terhadap Tahlis Gallang terlihat dari proses panjang penunjukan hingga pelantikan definitif, melanjutkan dinamika sebelumnya saat proses Sekprov Sulut masih berjalan di level pejabat sementara.
Prestasi Tahlis Gallang dan Rekam Jejak WTP

Prestasi Tahlis Gallang WTP menjadi pencapaian penting dalam kariernya. Ia memimpin upaya meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan di beberapa daerah.
Ia membawa Kabupaten Bolaang Mongondow keluar dari status disclaimer menuju WDP hingga akhirnya mencapai WTP. Keberhasilan ini menunjukkan kemampuannya dalam memperbaiki sistem keuangan daerah secara menyeluruh.
Ia juga menggagas sistem keuangan desa non-tunai saat bertugas sebagai Kepala Bagian Pemerintahan Desa di Kabupaten Bolaang Mongondow. Pemerintah pusat kemudian mengadopsi inovasi tersebut untuk optimalisasi pengelolaan dana desa secara nasional.
Ia juga meraih penghargaan sebagai Sekretaris Daerah terbaik ketiga se-Provinsi Sulawesi Utara pada tahun 2023. Selain itu, ia meluncurkan program Klinik SDM Koperasi Merah Putih saat memimpin Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Utara.
Seluruh pencapaian tersebut sejalan dengan arah koordinasi pemerintah daerah dalam penyelarasan kebijakan pembangunan di tingkat provinsi.
Sosok “Panglima ASN” dan Gaya Kepemimpinan
Tahlis Gallang mendapat julukan “Panglima ASN” atau “Jogugu” di kalangan ASN Sulawesi Utara. Julukan ini mencerminkan perannya sebagai figur penggerak utama birokrasi.
Ia menunjukkan sikap rendah hati, disiplin, santun, dan tegas dalam menjalankan aturan. Ia menguasai regulasi dan menjaga keseimbangan antara kinerja dan hubungan kerja yang harmonis.
Ia juga dikenal transparan dalam pelaporan harta kekayaan. Laporan LHKPN terakhir mencatat total kekayaannya sebesar Rp 3.613.986.800 per 31 Desember 2024.
Di luar tugas pemerintahan, ia gemar memancing dan menjadikan aktivitas tersebut sebagai hobi sehari-hari.
Pengalaman panjang dan rekam jejaknya menempatkan Tahlis Gallang pada posisi strategis untuk membawa birokrasi Sulawesi Utara menuju sistem yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
