MEDIASULUT.ID – Dr. Kristi Karla Arina, SE., MM kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Minahasa Utara periode 2026–2031. Dukungan penuh dari 10 kecamatan mengantarkan Kristi Arina kembali memimpin PMI Minut dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) V PMI Minut.
Musyawarah berlangsung di Talise Park Kolongan, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, Jumat 22 Mei 2026. dr Harrold Sepang, MARS, AIFO-K memimpin sidang pemilihan yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan.
Kegiatan tersebut juga mencakup pelantikan pengurus PMI Kecamatan se-Minut masa bakti 2026–2031 dan pengesahan SK Nomor 01/SK/PMI-MINUT/5/2026.
Perwakilan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, pengurus PMI Sulawesi Utara, camat, kepala puskesmas, relawan, serta undangan lainnya turut menghadiri kegiatan tersebut.
Kristi Arina Ketua PMI Minut Raih Dukungan Penuh

Mewakili Bupati Minahasa Utara, Kepala Dinas Kesehatan Alan Mingkid menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi PMI Minut selama ini. Ia menilai PMI selalu hadir dalam penanganan bencana dan berbagai musibah sosial di Minahasa Utara.
Alan Mingkid juga menyoroti peran PMI Minut dalam menjaga ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, keberadaan PMI sangat membantu pelayanan kesehatan di daerah.
“Kami mengapresiasi pencapaian PMI Minut dalam menjaga ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Alan Mingkid.
Alan menegaskan PMI menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjalankan tugas sosial. Karena itu, pemerintah daerah perlu terus memperkuat koordinasi bersama PMI.
Ia juga menyoroti pentingnya edukasi kesehatan kepada masyarakat, mulai dari hipertensi, deteksi dini penyakit, kepesertaan BPJS, hingga kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara juga terus memperkuat pelayanan masyarakat melalui program makan bergizi Minut yang saat ini terus dikawal pemerintah daerah.
PMI Sulut Apresiasi Aktivitas dan Donor Darah PMI Minut
Ketua PMI Sulawesi Utara Kolonel CKM (Purn.) dr Fredrik P Demmassabu memberikan apresiasi terhadap capaian PMI Minut di bawah kepemimpinan Kristi Arina. Ia menilai PMI Minut aktif menjalankan berbagai program sosial dan donor darah.
Menurut Fredrik, kelengkapan markas PMI Minut dan aktivitas para anggota menjadi contoh yang membanggakan bagi daerah lain di Sulawesi Utara.
“Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat-Nya sehingga kita bisa berkumpul dalam musyawarah 5 tahunan ini. Saya beri apresiasi besar kepada Ketua PMI Minut yang telah bekerja keras. Markasnya lengkap, ada anggota, ada kegiatan,” tegas Fredrik.
Fredrik juga menyampaikan arahan Gubernur Sulawesi Utara agar seluruh bupati, wali kota, dan ketua PMI se-Sulut menghadiri pelantikan pengurus PMI pada Juni 2026 mendatang.
Ia menegaskan undang-undang mengatur langsung tugas dan peran PMI dalam penanggulangan bencana, pelatihan relawan, dan pelayanan donor darah. Karena itu, pemerintah daerah perlu mendukung keberlangsungan program PMI.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Ketua PMI Sulut John J Sada, SH, MH, Sekretaris Glen Lumingkewas, SH, MH, dr Lily Lengkong, M.Kes, Camat Kalawat Agustinus Dondokambey, SSTP, serta pengurus PMI kecamatan se-Minut.
Komitmen penguatan pelayanan publik Minut juga terus berjalan melalui sinergi program daerah dan pusat.
PMI Minut Catat Lonjakan Donor Darah
Pada periode kepemimpinan 2021–2026, PMI Minut mencatat peningkatan signifikan dalam pelayanan donor darah melalui Unit Donor Darah (UDD) PMI Minut.
PMI Minut mengoperasikan 16 personel yang terdiri dari dokter penanggung jawab, dokter umum, teknisi, analis laboratorium, perawat, administrasi, rekrutmen donor, hingga driver mobile unit.
Selain itu, PMI Minut juga menambah berbagai sarana sesuai standar nasional. Peralatan tersebut meliputi Dry Incubator, Hand Sealer, HISCL-800 untuk uji saring CHLIA, hingga Sorval BP-8 Centrifuge.
PMI Minut juga memperluas kerja sama pelayanan darah dengan sejumlah rumah sakit di Sulawesi Utara, seperti RSUD Maria Walanda Maramis, RS Hermana Lembean, RS GMIM Tonsea, dan RS Siloam.
Selama lima tahun terakhir, PMI Minut berhasil mengumpulkan 18.476 kantong darah. Jumlah tersebut meningkat 281 persen dibanding periode 2016–2020 yang hanya mencapai 4.161 kantong darah.
Jumlah donor darah terus meningkat setiap tahun dan mencapai lebih dari 5.600 kantong pada 2024 dan 2025.
PMI Minut juga terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan dokter transfusi, manajemen, akreditasi UTD, Basic Hidup Dasar, hingga uji saring darah.
Kristi Arina Siap Lanjutkan Program PMI Minut

Usai terpilih kembali, Kristi Arina menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan seluruh peserta musyawarah. Ia berkomitmen melanjutkan program unggulan PMI Minut.
Kristi Arina memastikan PMI Minut akan terus memperkuat donor darah, edukasi kesehatan, pencegahan penyakit, dan kesiapsiagaan bencana.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara PMI dengan pemerintah daerah, TNI, relawan, dan masyarakat dalam menjalankan pelayanan sosial.
“PMI hadir bukan hanya saat bencana terjadi, tetapi harus hadir lebih dulu melalui edukasi, pencegahan, dan pelayanan kepada masyarakat. Mari melayani dengan hati, penuh keikhlasan, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Kristi Arina.
Kristi Arina diketahui telah memimpin PMI Minut sejak periode 2021–2026. Selama kepemimpinannya, PMI Minut aktif menjalankan donor darah, bantuan bencana, dan berbagai kegiatan sosial di Minahasa Utara.
Penguatan kolaborasi lintas sektor juga dinilai penting untuk mendukung penguatan desa Minut yang terus didorong pemerintah daerah.
Dengan kepemimpinan periode baru ini, PMI Minut diharapkan semakin aktif memperluas pelayanan kepada masyarakat di berbagai wilayah Minahasa Utara.
