MEDIASULUT.ID – Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe Cherry S. Thungari Soeyoenus menghadiri Ibadah Raya Hari Pantekosta GPdI Tahun 2026 di GOR Membara Manente, Kecamatan Tahuna, Senin, 1 Juni 2026. Para hamba Tuhan, pelayan gereja, dan jemaat Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) se-Kabupaten Kepulauan Sangihe turut memadati lokasi kegiatan. Kehadiran pemerintah daerah menunjukkan dukungan nyata terhadap peran gereja dalam memperkuat karakter masyarakat dan menjaga kerukunan.
Jemaat mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan penuh sukacita. Momentum Hari Pantekosta GPdI Sangihe juga mempererat persaudaraan antarumat sekaligus memperkuat semangat pelayanan di tengah masyarakat. Karena itu, kegiatan ini memiliki makna penting bagi kehidupan sosial dan spiritual masyarakat Sangihe.
Hari Pantekosta GPdI Sangihe Perkuat Kehidupan Rohani Jemaat

Hari Pantekosta mengingatkan umat Kristen pada peristiwa pencurahan Roh Kudus. Melalui peringatan ini, umat memperbarui komitmen iman dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada sesama.
Perayaan Hari Pantekosta GPdI Sangihe menghadirkan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Para hamba Tuhan, pelayan gereja, dan jemaat bersekutu dalam satu ibadah untuk memperkuat kehidupan rohani serta mempererat hubungan persaudaraan.
Jemaat juga menunjukkan semangat kasih, kepedulian, dan persatuan selama kegiatan berlangsung. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan damai.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe memandang kegiatan keagamaan sebagai bagian penting dari pembangunan manusia. Selain meningkatkan kualitas iman, kegiatan seperti ini juga memperkuat hubungan sosial antarwarga.
Michael Thungari Apresiasi Panitia dan Jemaat GPdI
Dalam kesempatan tersebut, Michael Thungari menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, gembala sidang, pelayan, dan jemaat yang menyukseskan rangkaian kegiatan Hari Pantekosta Tahun 2026.
Menurut Michael Thungari, nilai kasih, persatuan, dan pengharapan yang terkandung dalam Hari Pantekosta memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang damai dan berkeadaban. Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan dukungan moral, karakter, dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
“Nilai-nilai kasih, persatuan, dan pengharapan harus terus kita jaga dalam kehidupan sehari-hari demi kemajuan Kabupaten Kepulauan Sangihe,” ujarnya.
Michael Thungari juga mengajak seluruh umat untuk menjaga semangat persaudaraan dan toleransi. Ia berharap umat dapat menerapkan nilai-nilai Hari Pantekosta dalam kehidupan sehari-hari sehingga masyarakat Sangihe semakin harmonis dan sejahtera.
Komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat juga terlihat melalui pelaksanaan Job Fair Sangihe 2026 yang membuka peluang kerja bagi pencari kerja di daerah tersebut.
Gereja Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus memperkuat kolaborasi dengan lembaga keagamaan. Pemerintah menilai gereja memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda dan memperkuat moral masyarakat.
Melalui berbagai program pelayanan, gereja membantu menciptakan lingkungan sosial yang sehat dan produktif. Gereja juga mendorong tumbuhnya kepedulian sosial, semangat gotong royong, serta kerukunan antarwarga.
Pemerintah dan lembaga keagamaan terus membangun sinergi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Karena itu, pemerintah selalu mendukung kegiatan yang memperkuat nilai spiritual, sosial, dan kemanusiaan.
Semangat melayani masyarakat juga tampak saat Michael Thungari meresmikan SPPG Petta Timur guna mendukung Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Semangat Persaudaraan Dukung Kemajuan Sangihe

Hari Pantekosta GPdI Sangihe tidak hanya menjadi perayaan keagamaan. Kegiatan ini juga memperkuat persaudaraan dan mempererat hubungan antarumat di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Panitia dan jemaat mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi pembawa damai di lingkungan keluarga, gereja, dan masyarakat. Semangat tersebut dapat memperkuat persatuan sekaligus menjaga keharmonisan sosial.
Michael Thungari berharap seluruh jemaat terus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah. Ia meyakini masyarakat yang menjunjung tinggi persatuan dan nilai moral akan mempercepat kemajuan Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Semangat kebersamaan itu sejalan dengan nilai yang masyarakat tunjukkan pada perayaan HUT ke-601 Sangihe dan Tulude 2026. Masyarakat memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat identitas budaya sekaligus menjaga persatuan daerah.
Melalui perayaan Hari Pantekosta Tahun 2026, jemaat GPdI di Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali meneguhkan komitmen untuk hidup dalam kasih, memperkuat persaudaraan, dan mendukung pembangunan daerah. Semangat itu diharapkan terus tumbuh serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat Sangihe.
