MEDIASULUT.ID – Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, bersama unsur Forkopimda Kabupaten Kepulauan Sangihe secara resmi melepas Takbir Keliling Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Selasa 26 Mei 2026. Kegiatan yang digelar Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Kepulauan Sangihe itu berlangsung di halaman Kantor Lurah Tidore, Kecamatan Tahuna Timur.
Pelepasan takbir keliling berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Ratusan peserta ikut memadati lokasi kegiatan sambil membawa kendaraan hias dan lantunan takbir menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Wakil Bupati Tendris Bulahari hadir bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kegiatan syiar keagamaan di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Pemerintah daerah juga terus mendorong kegiatan sosial dan keagamaan yang mampu memperkuat persatuan masyarakat.
Dalam sambutannya, Tendris Bulahari menyampaikan apresiasi kepada PHBI Kabupaten Kepulauan Sangihe atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai takbir keliling menjadi bagian penting dalam memperkuat nilai kebersamaan dan harmoni antarwarga.
Takbir Keliling Iduladha Sangihe Perkuat Kerukunan Warga

Tendris Bulahari menegaskan bahwa Hari Raya Iduladha mengandung nilai ketaatan, keikhlasan, dan pengorbanan. Nilai tersebut, menurutnya, harus terus diwujudkan dalam semangat membangun daerah dan menjaga persaudaraan masyarakat.
“Kegiatan ini bukan sekadar tradisi tahunan. Takbir keliling menjadi sarana mempererat persaudaraan dan menjaga harmoni di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe,” ujar Tendris Bulahari.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga toleransi dan stabilitas daerah. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus mendorong kehidupan masyarakat yang damai, aman, dan penuh kebersamaan.
Upaya membangun kebersamaan masyarakat juga terlihat melalui berbagai program daerah, termasuk job fair sangihe yang sebelumnya digelar pemerintah daerah untuk membuka peluang kerja bagi masyarakat muda di wilayah kepulauan.
Forkopimda Sangihe Dukung Syiar Keagamaan Iduladha
Unsur Forkopimda Kabupaten Kepulauan Sangihe ikut mendukung pelaksanaan takbir keliling sebagai bagian dari penguatan syiar Islam di daerah perbatasan tersebut. Kehadiran lintas unsur pemerintah dan aparat keamanan memperlihatkan komitmen menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Panitia PHBI Kabupaten Kepulauan Sangihe juga mengatur jalannya pawai agar tetap aman dan tertib. Peserta diarahkan mengikuti rute yang sudah ditentukan demi menjaga kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan bersama.
Wakil Bupati Tendris Bulahari meminta seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama mengikuti pawai malam takbiran.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe sebelumnya juga terus memperkuat pelayanan masyarakat melalui berbagai program pembangunan, termasuk kampung nelayan dan penguatan sektor ekonomi masyarakat pesisir.
Suasana Meriah Warnai Malam Takbiran di Tahuna Timur
Suasana malam takbiran di Kecamatan Tahuna Timur berlangsung penuh antusiasme masyarakat. Iringan gema takbir menggema sepanjang jalur pawai dan menciptakan suasana religius menjelang Hari Raya Iduladha.
Masyarakat yang hadir juga memadati sejumlah titik jalan untuk menyaksikan rombongan peserta takbir keliling. Kehadiran warga menunjukkan tingginya semangat kebersamaan dalam merayakan hari besar keagamaan.
Selain menjadi syiar Islam, kegiatan tersebut juga memperkuat hubungan sosial masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Pemerintah daerah berharap semangat persaudaraan itu terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe saat ini juga terus memperluas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program sosial, termasuk program makan bergizi untuk mendukung kualitas sumber daya manusia di daerah.
Acara kemudian ditutup dengan pelepasan resmi peserta takbir keliling oleh Wakil Bupati Tendris Bulahari. Kegiatan malam itu juga semakin semarak dengan pantun penutup yang menjadi ciri khas dalam tradisi masyarakat setempat.
