MEDIASULUT.ID — Pengembangan wisata Danau Tondano terus menunjukkan arah positif. Indonesia Adventure Travel & Trade (IATTA) Sulawesi Utara menguji potensi tersebut melalui kegiatan “Coast to Coast” pada Sabtu, 28 Maret 2026.
Kegiatan ini menghadirkan pengalaman stand up paddle Danau Tondano sebagai salah satu alternatif olahraga air Danau Tondano yang mulai menarik perhatian. Tim memulai perjalanan dari Kafe Ma’nda di Kelurahan Paleloan menuju Pulau Likri dengan jarak sekitar 3 kilometer pulang pergi.
Meski cuaca tidak bersahabat, para peserta tetap menjaga semangat tinggi. Hujan deras, petir, dan kabut tebal membatasi perjalanan dengan jarak pandang hanya sekitar 10 meter.
Uji Rute Olahraga Air Danau Tondano Penuh Tantangan

Sebanyak 12 pendayung mengikuti kegiatan ini. Mereka menggunakan papan masing-masing dan menuntaskan rute dengan aman.
Christine Inkiriwang memimpin pengarungan sebagai pemandu utama. Ia bergabung dalam Tondano Paddlers Club dan memiliki pengalaman dalam aktivitas olahraga air Danau Tondano.
Ketua Tondano Paddlers Club, Farry Paath, memberikan dukungan penuh. Ia menyiapkan perahu pengaman untuk menjaga keselamatan seluruh peserta selama berada di perairan.
Asosiasi Wisata Air (Awista) Sulawesi Utara juga mengirim lima personel. Sementara itu, pengurus IATTA Sulawesi Utara melengkapi jumlah peserta dalam kegiatan ini.
Wisata Danau Tondano Punya Potensi Besar
Ketua IATTA Sulawesi Utara, Bob Sumoked, menilai kegiatan ini membuka peluang besar bagi pengembangan wisata Danau Tondano berbasis petualangan.
Ia menegaskan bahwa aktivitas seperti stand up paddle Danau Tondano mampu menarik minat wisatawan. Danau Tondano memiliki kapasitas besar sebagai pusat wisata air Tondano yang terus berkembang.
“Kegiatan ini membuktikan bahwa Danau Tondano sangat potensial untuk wisata petualangan dan bisa dikembangkan lebih luas,” kata Bob Sumoked.
Ia juga melihat peluang ekonomi baru yang bisa tumbuh bagi masyarakat sekitar melalui pengembangan sektor ini, seiring meningkatnya minat pada berbagai danau di Minahasa.
Standar Keamanan Wisata Tirta Sulawesi Utara Ditekankan
Meski memiliki potensi besar, pengembangan wisata tirta Sulawesi Utara tetap menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama.
Perwakilan Awista Sulut, Nanvie Tagah, menekankan pentingnya kompetensi sumber daya manusia dalam mendukung kegiatan wisata air.
Ia meminta operator meningkatkan keterampilan melalui pelatihan dan sertifikasi resmi agar kualitas layanan tetap terjaga di setiap destinasi Tondano.
“Standar keselamatan harus menjadi prioritas utama agar wisata air bisa berkembang secara berkelanjutan,” ujar Nanvie Tagah.
Pendekatan tersebut mendorong wisata Danau Tondano menjadi destinasi yang menarik sekaligus aman bagi wisatawan.
Dukungan Nasional Perkuat Wisata Danau Tondano
Ketua Umum Pengurus Pusat IATTA, Amalia Yunita, menyambut positif kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa organisasi terus memprioritaskan peningkatan kompetensi.
Organisasi menjalankan program pelatihan untuk memperkuat standar keselamatan dalam wisata tirta Sulawesi Utara dan daerah lain di Indonesia.
Langkah ini memperkuat posisi wisata Danau Tondano sebagai destinasi unggulan. Selain itu, pengembangan stand up paddle Danau Tondano meningkatkan daya saing pariwisata daerah di tingkat nasional.
Kolaborasi antara komunitas, asosiasi, dan pemerintah mendorong potensi besar ini berkembang secara berkelanjutan.
