MEDIASULUT.ID – Pemerintah Kabupaten Minahasa menggelar apel kerja raya di Gedung Wale Ne Tou, Tondano, Senin, (30/3/2026).
Pertemuan ini tidak sekadar seremoni rutin; Bupati Robby Dondokambey memanfaatkan momentum tersebut untuk menyerahkan sejumlah jaminan sosial, kepastian karier aparatur, hingga perluasan integrasi data kependudukan.
Suasana apel tampak formal dengan seluruh jajaran, mulai dari Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, hingga aparatur sipil negara (ASN), mengenakan topi Muts sebagai simbol keseragaman dan disiplin institusi.
Fokus utama dalam agenda ini adalah pemenuhan hak-hak administratif ASN.
Pemerintah menyerahkan jaminan pensiun dan Tabungan Hari Tua (THT) yang terhitung mulai tanggal (TMT) 1 April 2024.
Selain itu, Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat bagi sejumlah ASN dengan TMT 1 April 2026 juga resmi dibagikan.

Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan instrumen pendorong kinerja.
“Semoga menjadi motivasi untuk meningkatkan tanggung jawab dan dedikasi dalam melaksanakan tugas,” ujarnya dalam sambutan.
Di luar sektor birokrasi, Pemkab Minahasa memperluas jaring pengaman sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Secara simbolis, kartu kepesertaan diserahkan kepada, 2.184 anggota Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Minahasa dan 1.991 pengurus Koperasi Merah Putih di Kabupaten Minahasa.

Langkah ini diambil untuk memastikan para penggerak ekonomi kerakyatan dan sosial di tingkat desa dan kelurahan memiliki jaminan keamanan saat menjalankan aktivitasnya.
Guna mempercepat akurasi data kependudukan, Pemkab Minahasa menggandeng sektor swasta.
Penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) dilakukan dengan pihak Hotel Yama Tondano serta Hotel Tateli Resort dan Convention.
Kerja sama ini bertujuan meningkatkan efisiensi pelaporan kependudukan di wilayah tersebut.

Pemerintah menyerahkan bantuan logistik kepada korban bencana alam non-saga yang telah terdata di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa.
”Ini wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang membutuhkan,” tambah Robby.
Apel kerja ini kemudian ditutup dengan Ibadah Oikumene yang dipimpin oleh Pdt. Frangky Londah, S.Th., M.H., selaku Ketua Puncak Pimpinan Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM). (nes)
