MEDIASULUT.ID – Personel Kodim 1302/Minahasa memperkuat penjagaan di sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) terpadu saat Idulfitri 1447 Hijriah. Pengamanan ini memasuki hari ketiga, Senin, 23 Maret 2026, dan berlangsung di berbagai titik strategis di Minahasa Raya.
Langkah ini menunjukkan komitmen TNI dalam menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat selama masa libur Lebaran. Upaya tersebut juga selaras dengan aktivitas Kodim 1302 Minahasa yang terus diperkuat dalam mendukung kesiapsiagaan wilayah.
Selain itu, pengamanan ini menjadi bagian dari Operasi Ketupat Samrat 2026 yang melibatkan unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah.
Pengamanan Idulfitri Masuk Hari Ketiga
Pengamanan Lebaran di Minahasa memasuki fase krusial pada hari ketiga. Mobilitas masyarakat meningkat seiring aktivitas silaturahmi dan kunjungan ke tempat wisata.
Personel Kodim 1302/Minahasa menempati sejumlah Pos Pam terpadu yang tersebar di jalur utama. Mereka bekerja sama dengan aparat kepolisian dan instansi terkait.
Dandim 1302/Minahasa, Letkol Inf Bonaventura Ageng F. S., menyatakan seluruh personel tetap siaga penuh. Ia memastikan setiap anggota menjalankan tugas secara maksimal tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami menempatkan personel di titik strategis untuk memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman selama Lebaran,” ujar Bonaventura.
Fokus Pengamanan di Titik Keramaian
Aparat memprioritaskan pengamanan di lokasi dengan tingkat keramaian tinggi. Kawasan tersebut meliputi pusat perbelanjaan, objek wisata, terminal, dan jalur mudik.
Petugas melakukan patroli rutin dan pemantauan langsung untuk mencegah potensi gangguan keamanan. Mereka juga mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi terpadu dalam mengantisipasi lonjakan kendaraan selama libur panjang. Selain itu, aparat terus memperkuat sinergi TNI dan Polri guna memastikan situasi tetap terkendali.
“Kami meningkatkan patroli di pusat keramaian untuk mencegah gangguan keamanan sejak dini,” tambahnya.
Peran Pos Pam dalam Pelayanan Publik
Pos Pam tidak hanya berfungsi sebagai titik pengamanan. Petugas juga memberikan berbagai layanan publik bagi masyarakat.
Mereka membantu pengguna jalan yang mengalami kendala kendaraan. Selain itu, petugas memberikan informasi jalur alternatif untuk menghindari kemacetan.
Petugas kesehatan yang berjaga di Pos Pam juga memberikan pertolongan pertama saat kondisi darurat terjadi. Kehadiran layanan terpadu ini meningkatkan rasa aman masyarakat selama perjalanan.
“Kami tidak hanya menjaga, tetapi juga membantu masyarakat yang membutuhkan layanan cepat di lapangan,” jelas Bonaventura.
Bagian dari Operasi Ketupat Samrat 2026
Pengamanan ini menjadi bagian dari Operasi Ketupat Samrat 2026. Operasi ini menjadi agenda nasional yang berlangsung setiap tahun menjelang dan sesudah Idulfitri.
Operasi tersebut bertujuan menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus mudik serta arus balik. Di Sulawesi Utara, operasi ini melibatkan ribuan personel gabungan dari berbagai instansi.
Selain pengamanan fisik, aparat juga mengedepankan pendekatan humanis. Petugas memberikan pelayanan ramah dan merespons kebutuhan masyarakat dengan cepat.
Peran Aktif Dandim dalam Kegiatan Wilayah
Dandim 1302/Minahasa memantau langsung pelaksanaan pengamanan di lapangan. Ia memastikan koordinasi antarinstansi berjalan efektif.
Kehadiran pimpinan di lapangan meningkatkan motivasi personel. Hal ini juga mencerminkan komitmen TNI dalam menjaga stabilitas wilayah.
Peran aktif ini sejalan dengan berbagai kegiatan kemasyarakatan yang melibatkan Dandim Minahasa dalam membangun kedekatan dengan warga.
Imbauan untuk Masyarakat Selama Lebaran
Dandim mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas selama libur Lebaran. Ia meminta warga menjaga ketertiban dan keselamatan bersama.
Selain itu, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan. Warga juga perlu melaporkan kejadian mencurigakan kepada petugas terdekat.
“Dukungan masyarakat sangat penting. Kami mengajak semua pihak untuk bersama menjaga keamanan lingkungan,” tegasnya.
Dengan kerja sama antara aparat dan masyarakat, situasi keamanan di Minahasa tetap kondusif hingga seluruh rangkaian Idulfitri berakhir.
Akhirnya, kehadiran aparat gabungan di Pos Pam menjadi bukti nyata negara hadir di tengah masyarakat. Upaya ini memastikan setiap warga dapat merayakan Lebaran dengan aman, nyaman, dan penuh kebersamaan. (nes)
