MEDIASULUT.ID – Kawasan Lembah Tidar mendadak riuh saat pimpinan legislatif dari berbagai daerah berkumpul dalam retret nasional di Akademi Militer (Akmil) Magelang. Kegiatan strategis ini berlangsung sejak Rabu, 15 April 2026.
Wakil Sekretaris Jenderal DPN ADKASI, Ansye Taniowas, hadir sebagai salah satu peserta terpilih. Ia menjadi satu dari tiga pengurus pusat yang mengikuti agenda tingkat nasional tersebut.
Ansye Taniowas mewakili Sulawesi Utara dalam forum ini. Ia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang menitikberatkan pada penguatan tata kelola pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah.
Ansye Taniowas Wakili Sulawesi Utara di Retret Akmil

Ansye Taniowas hadir sebagai Wakil Sekretaris Jenderal DPN ADKASI dalam kegiatan ini. Ia menjadi satu dari tiga pengurus pusat yang mendapatkan kesempatan mengikuti retret nasional tersebut.
Kehadirannya membawa representasi Sulawesi Utara dalam forum nasional. Ia mengikuti seluruh agenda yang berfokus pada penguatan peran legislatif di daerah.
Retret Akmil Tekankan Tata Kelola Pemerintahan Amanah
Retret nasional Akmil Magelang bertujuan memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional. Para peserta mengikuti pembelajaran di dalam kelas dan praktik langsung dalam lingkungan militer.
Ansye Taniowas menilai metode ini efektif untuk menyelaraskan visi antar daerah. Materi kegiatan menyentuh aspek fundamental pembangunan di daerah.
Ia berkomitmen mengimplementasikan ilmu yang diperoleh. Fokus utamanya adalah meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah asalnya.
“Kami belajar mengenai tata kelola pemerintahan yang amanah,” ujar Ansye Taniowas.
Disiplin Akmil Perkuat Sinergi Pimpinan Daerah
Suasana di Akademi Militer menghadirkan pengalaman berbeda bagi para peserta. Aturan disiplin diterapkan secara ketat selama kegiatan berlangsung.
Interaksi antar pimpinan legislatif tetap berjalan hangat. Kondisi ini memudahkan terbentuknya sinergi antara peserta dari berbagai daerah.
Koordinasi yang kuat menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Ansye Taniowas menegaskan pentingnya komunikasi yang solid antar pimpinan daerah.
“Penting sekali membangun koordinasi yang kuat di antara para pimpinan daerah di Indonesia,” kata Ansye Taniowas.
Ia menilai lingkungan militer membantu proses komunikasi. Keakraban tetap terjaga meski jadwal kegiatan berlangsung padat.
“Lingkungan Akmil menyuguhkan suasana unik. Meski disiplin berlaku sangat ketat, suasana tetap cair dan akrab sehingga memudahkan sinergi antar pimpinan lembaga legislatif,” tambahnya.
Retret Akmil Bawa Dampak ke Pelayanan Publik Daerah
Retret ini dijadwalkan berakhir pada Minggu, 19 April 2026. Para peserta membawa pulang pengalaman dan semangat baru untuk mengabdi kepada masyarakat.
Ansye Taniowas optimistis hasil kegiatan ini akan berdampak pada peningkatan kinerja legislatif di daerah. Ia berfokus pada penguatan tata kelola dan pelayanan publik.
