MEDIASULUT.ID – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow melaksanakan upacara peringatan HUT ke 72 Bolaang Mongondow yang dirangkaikan dengan apel kerja perdana ASN di Lapangan Kantor Bupati Bolaang Mongondow, Jumat, 27 Maret 2026.
Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung setelah libur dan cuti bersama Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 serta Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Momentum ini sekaligus menandai kembalinya aktivitas pemerintahan secara penuh di lingkungan Pemkab Bolmong. Dengan demikian, seluruh aparatur sipil negara kembali menjalankan tugas dengan fokus baru setelah melewati masa libur panjang.
Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsyi memimpin langsung jalannya upacara dengan penuh khidmat. Sementara itu, Wakil Bupati Dony Lumenta mendampingi kegiatan tersebut bersama Ketua dan Sekretaris TP-PKK Bolmong.

Kehadiran Sekretaris Daerah Abdullah Mokoginta bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Bolmong turut memperkuat unsur kelembagaan dalam kegiatan tersebut. Selain itu, Ketua DPRD Bolmong Tonny Tumbelaka juga mengikuti upacara bersama para asisten Setda, staf ahli, staf khusus Bupati, pimpinan OPD, camat, sangadi, serta seluruh ASN.
Partisipasi anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Muliadi Paputungan dan Dhea Eucharisty Lumenta sebagai perwakilan Gubernur Sulut memperlihatkan dukungan pemerintah provinsi. Di sisi lain, kehadiran para kepala daerah atau perwakilan kabupaten dan kota se-Sulawesi Utara menambah kekuatan koordinasi lintas wilayah.
Kapolres Bolmong dan Kapolres Kotamobagu hadir bersama Kajari Kotamobagu serta Dandim 1303 Bolmong dalam kegiatan tersebut. Bahkan, keterlibatan jajaran Forkopimda, pimpinan BUMD, perusahaan swasta, serta masyarakat memperlihatkan sinergi luas dalam momentum hari jadi daerah.
Pembacaan Sejarah Menguatkan Identitas Bolmong
Ketua DPRD Bolmong Tonny Tumbelaka membuka rangkaian upacara melalui pembacaan sejarah singkat pembentukan Kabupaten Bolaang Mongondow. Dengan begitu, penyampaian tersebut mengingatkan seluruh peserta terhadap perjalanan panjang daerah dalam membangun pemerintahan dan pelayanan publik.

Paparan sejarah kemudian menghadirkan refleksi atas berbagai capaian yang telah diraih selama puluhan tahun. Oleh karena itu, pemahaman terhadap sejarah mendorong munculnya kesadaran kolektif untuk menjaga arah pembangunan.
Penguatan identitas daerah menjadi penting dalam menghadapi dinamika pembangunan modern. Dengan demikian, nilai historis memberikan dasar kuat dalam merumuskan kebijakan masa depan.
Yusra Alhabsyi Tekankan Komitmen dan Arah Pembangunan
Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsyi menyampaikan ucapan selamat atas peringatan HUT ke-72 Kabupaten Bolaang Mongondow. Dalam hal ini, pernyataan tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong kemajuan daerah.

Ucapan tersebut sekaligus memperkuat semangat seluruh aparatur dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Selain itu, ajakan refleksi disampaikan untuk meningkatkan kesiapan menghadapi tantangan pembangunan.
Penegasan lanjutan kemudian mengarahkan seluruh elemen agar mampu membaca peluang secara strategis. Dengan pendekatan ini, pemerintah menyusun kebijakan pembangunan yang lebih adaptif.
Komitmen terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat tetap menjadi fokus utama pemerintah daerah. Oleh sebab itu, sinergi antar sektor diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut.
Percepatan Pembangunan dan Reformasi Kinerja ASN
Penekanan terhadap percepatan pembangunan menjadi bagian utama dalam amanat Bupati. Karena itu, arahan tersebut mendorong seluruh perangkat daerah bekerja lebih cepat, tepat, dan terukur.
Fokus kerja diarahkan pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Dengan demikian, setiap program harus memberikan dampak nyata dan langsung dirasakan masyarakat.
Dorongan terhadap inovasi menjadi bagian penting dalam meningkatkan efektivitas birokrasi. Bahkan, pemanfaatan teknologi mampu mempercepat proses pelayanan.
Dukungan Wakil Bupati Dony Lumenta turut memperkuat implementasi kebijakan tersebut. Sementara itu, peningkatan disiplin kerja menjadi kunci dalam menjaga produktivitas ASN.
Evaluasi berkala terhadap kinerja aparatur memastikan setiap target pembangunan dapat tercapai secara optimal.
Sinergi Lintas Sektor Perkuat Stabilitas dan Ekonomi
Kolaborasi antara pemerintah, DPRD, aparat keamanan, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kekuatan utama pembangunan daerah. Dalam konteks ini, sinergi tersebut terlihat jelas dalam kehadiran berbagai unsur dalam upacara.
Koordinasi lintas sektor menjaga stabilitas daerah sekaligus mempercepat pelaksanaan program pembangunan. Oleh karena itu, setiap lembaga memainkan peran strategis dalam mendukung kebijakan pemerintah.
Kolaborasi dengan dunia usaha membuka peluang peningkatan ekonomi daerah. Selain itu, investasi dan pengembangan sektor produktif mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Peran masyarakat dalam mendukung program pemerintah menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembangunan. Dengan begitu, partisipasi aktif menciptakan keseimbangan antara kebijakan dan kebutuhan lapangan.
Optimisme Bersama Menuju Bolmong Maju dan Sejahtera
Semangat kebersamaan terlihat kuat dalam seluruh rangkaian upacara. Karena itu, optimisme tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

Harapan terhadap pembangunan yang merata terus menguat di tengah masyarakat. Sementara itu, pemerintah mendorong keterlibatan aktif seluruh elemen dalam setiap program pembangunan.
Komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat memperkuat arah pembangunan daerah. Dengan demikian, kolaborasi yang solid memastikan setiap kebijakan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Langkah strategis dalam momentum HUT ke-72 mempertegas posisi Bolaang Mongondow dalam peta pembangunan Sulawesi Utara. Pada akhirnya, upaya tersebut membawa daerah menuju masa depan yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
