MEDIASULUT.ID – Wakil Bupati Minahasa Selatan, Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, S.I.P., meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Lopana Satu, Kecamatan Amurang Timur, pada Jumat, 27 Maret 2026. SPPG Lopana Minsel ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam memperkuat layanan gizi masyarakat.

Wakil Bupati Kawatu memimpin langsung peresmian SPPG Lopana Minsel sekaligus menjalankan tugas sebagai Ketua Satuan Tugas Program Makanan Bergizi Gratis Kabupaten Minahasa Selatan. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan gizi berkualitas.
“Kami memastikan SPPG Lopana Minsel menghadirkan layanan gizi yang tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujar Theodorus Kawatu.
Selain itu, pemerintah daerah menjadikan SPPG di Desa Lopana sebagai bagian penting dari strategi peningkatan kesehatan masyarakat. Program ini memperkuat intervensi gizi sejak usia dini agar generasi muda tumbuh sehat dan produktif.
Dukungan pusat perkuat kelembagaan SPPG Lopana Minsel
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Pengembangan Organisasi dan Hubungan Kelembagaan, Letjen TNI (Purn.) Hor. Lodewyk Pusung, hadir dan memberikan dukungan langsung terhadap penguatan kelembagaan SPPG Lopana Minsel. Ia mendorong koordinasi kuat antara pemerintah pusat dan daerah.
Ia menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk memastikan program berjalan optimal.
“Pemerintah pusat dan daerah harus bergerak bersama agar program gizi memberi dampak nyata,” kata Lodewyk Pusung.
Upaya ini juga sejalan dengan penguatan sektor kesehatan daerah melalui perbaikan layanan kesehatan yang terus berkembang di Minahasa Selatan.

Program SPPG Lopana Minsel tingkatkan kualitas SDM
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan mengarahkan SPPG Lopana Minsel sebagai strategi utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Program Makan Bergizi Gratis menjadi fondasi penting dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi anak-anak.
Wakil Bupati Kawatu menegaskan bahwa pemerintah harus memastikan setiap anak menerima asupan gizi seimbang.
“Kami ingin anak-anak Minahasa Selatan tumbuh sehat, cerdas, dan siap bersaing,” tegasnya.
Selain itu, program gizi di Lopana Amurang Timur ini mendukung kebijakan daerah dalam menekan angka stunting. Pemerintah terus mengintegrasikan program gizi dengan berbagai kebijakan kesehatan, termasuk langkah konkret dalam penurunan stunting.

Dampak SPPG Lopana Minsel bagi anak sekolah
SPPG Lopana Minsel memberikan dampak langsung bagi anak sekolah di wilayah Amurang Timur dan sekitarnya. Program makan bergizi gratis membantu siswa memperoleh asupan nutrisi yang cukup setiap hari.
Anak-anak sekolah mengikuti kegiatan belajar dengan kondisi tubuh yang lebih sehat dan fokus. Asupan gizi yang baik meningkatkan konsentrasi dan daya tangkap mereka di kelas.
Guru-guru merasakan dampak positif dari program ini. Mereka melihat siswa menjadi lebih aktif dan bersemangat dalam mengikuti pelajaran.
Orang tua juga menyampaikan manfaat nyata dari program tersebut. Mereka merasakan perubahan pada kondisi anak-anak di rumah.
“Anak kami sekarang lebih semangat ke sekolah dan tidak mudah sakit,” ujar salah satu orang tua siswa di Desa Lopana.
Program ini meringankan beban ekonomi keluarga. Pemerintah memastikan anak-anak tetap memperoleh makanan bergizi tanpa kendala biaya.
Selain itu, program ini meningkatkan kehadiran siswa di sekolah. Anak-anak menunjukkan motivasi belajar yang lebih tinggi karena dukungan gizi yang memadai.
SPPG Lopana Minsel jadi garda depan tekan stunting
Pemerintah menempatkan SPPG Lopana Minsel sebagai garda terdepan dalam pelayanan gizi masyarakat. Fasilitas ini memprioritaskan kelompok rentan seperti anak-anak dan ibu hamil.
SPPG di Desa Lopana menghadirkan layanan gizi yang terarah dan terukur. Pemerintah memastikan setiap program berjalan sesuai standar agar memberikan dampak nyata.
Lebih lanjut, pemerintah daerah memperkuat integrasi layanan gizi dengan program kesehatan lainnya. Strategi ini mempercepat penanganan stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Langkah tersebut juga memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam upaya tekan stunting secara berkelanjutan.
Komitmen daerah perluas layanan SPPG Lopana Minsel
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menunjukkan komitmen kuat dalam memperluas layanan SPPG Lopana Minsel ke berbagai wilayah. Wakil Bupati Kawatu memastikan program ini akan terus berkembang.
Ia menegaskan bahwa pemerintah harus menghadirkan layanan gizi yang merata hingga ke desa. Dengan begitu, seluruh masyarakat dapat menikmati manfaat program secara langsung.
Selain itu, pemerintah daerah terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak. Sinergi antar lembaga menjadi kunci utama keberhasilan program.
Peresmian SPPG Lopana Minsel ini menegaskan keseriusan pemerintah dalam membangun generasi sehat dan unggul. Pemerintah menargetkan peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui layanan gizi yang luas dan berkelanjutan.
Ke depan, pemerintah daerah akan memperluas pembangunan SPPG di wilayah lain. Langkah ini akan mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia di Minahasa Selatan.
