MEDIASULUT.ID – Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, turun langsung meninjau lokasi tanah longsor di Kecamatan Kumelembuai, Kamis, 21 Mei 2026. Longsor tersebut menyebabkan material tanah dan pohon tumbang menutupi ruas jalan menuju wilayah Modoinding.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan bergerak cepat membersihkan material longsor demi memastikan akses transportasi tetap aman. Langkah ini menjadi prioritas karena ribuan peserta diperkirakan menghadiri Hari Persatuan Wanita Kaum Ibu Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa di Wilayah Modoinding pada Jumat, 22 Mei 2026 hingga Sabtu, 23 Mei 2026.
Franky Wongkar menegaskan keselamatan masyarakat dan kelancaran mobilitas menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Selain itu, pemerintah juga terus memperkuat koordinasi lintas instansi agar proses penanganan berjalan cepat.
Longsor Tutupi Akses Jalan Kumelembuai

Tanah longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Minahasa Selatan dalam beberapa waktu terakhir. Material tanah bersama pohon tumbang menutup sebagian badan jalan di Kecamatan Kumelembuai.
Kondisi tersebut sempat mengganggu arus kendaraan menuju kawasan Modoinding. Karena itu, pemerintah daerah langsung menurunkan tim untuk membersihkan lokasi dan mengamankan jalur transportasi.
Pemerintah juga meminta masyarakat tetap berhati-hati saat melintas di daerah rawan longsor. Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Minahasa Selatan.
Penguatan kesiapan daerah menghadapi kondisi darurat sebelumnya juga menjadi perhatian pemerintah dalam upaya menjaga stabilitas daerah Minahasa Selatan.
Franky Wongkar Pantau Langsung Penanganan Longsor

Franky Wongkar turun langsung ke lokasi bersama jajaran pemerintah daerah untuk memastikan proses pembersihan berjalan maksimal. Ia memantau kondisi jalan sekaligus mengecek percepatan penanganan material longsor kumelembuai.
Menurutnya, akses menuju Modoinding memiliki peran penting karena menjadi jalur utama masyarakat dan peserta kegiatan gerejawi skala besar. Oleh sebab itu, pemerintah tidak ingin ada hambatan yang mengganggu perjalanan warga.
“Keselamatan dan kenyamanan masyarakat menjadi prioritas utama,” kata Franky Donny Wongkar saat peninjauan lokasi.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan juga terus memperkuat koordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat pemulihan akses jalan. Langkah cepat tersebut sekaligus menunjukkan kesiapan daerah menghadapi situasi darurat akibat cuaca ekstrem.
Sebelumnya, pemerintah daerah juga terus mendorong perhatian pembangunan kawasan Modoinding melalui Musrenbang RKPD di wilayah Modoinding.
Persiapan Jalur Jelang Hari Persatuan Wanita Kaum Ibu Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa
Hari Persatuan Wanita Kaum Ibu Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (HAPSA WKI GMIM) diperkirakan menghadirkan ribuan peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Utara. Karena itu, kelancaran akses jalan menuju Modoinding menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menargetkan proses pembersihan selesai secepat mungkin agar arus kendaraan kembali normal. Selain membersihkan material tanah, petugas juga memangkas pohon tumbang di sekitar lokasi.
Masyarakat dan pengguna jalan tetap diminta waspada, terutama saat hujan deras turun. Pemerintah mengimbau warga segera melapor jika menemukan titik rawan longsor lainnya.
Upaya menjaga kelancaran akses transportasi juga terus dilakukan pemerintah melalui berbagai program perbaikan infrastruktur jalan, termasuk penguatan jalur strategis seperti yang terlihat dalam pembangunan jalur penghubung di Minahasa Selatan.
Fokus pemerintah saat ini tetap pada percepatan pembersihan dan pemulihan akses jalan agar aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.
