MEDIASULUT.ID – Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, menghadiri kegiatan sosialisasi pencegahan dan penyalahgunaan narkotika bagi pelajar di SMP Negeri 1 Modoinding, Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan itu memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.
Franky Donny Wongkar menegaskan bahwa masa depan pelajar menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Karena itu, pemerintah terus mendorong edukasi sejak dini agar siswa memahami dampak buruk penyalahgunaan narkotika.
Selain itu, sosialisasi tersebut membekali para pelajar dengan kemampuan menjaga diri dari pengaruh negatif lingkungan pergaulan. Pemerintah berharap para siswa mampu membangun pola hidup sehat dan aktif dalam kegiatan positif.
Franky Wongkar Dorong Pencegahan Narkoba Sejak Dini

Franky Donny Wongkar menilai penyalahgunaan narkoba menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Dampaknya tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga mengganggu pendidikan, kehidupan sosial, dan keamanan masyarakat.
Karena itu, pemerintah daerah terus memperkuat langkah pencegahan melalui edukasi, pembinaan karakter, serta pengawasan lingkungan sekolah dan keluarga. Upaya tersebut membutuhkan dukungan semua pihak agar hasilnya berjalan maksimal.
“Pencegahan sejak dini sangat penting untuk menjaga masa depan anak-anak kita agar tetap sehat, produktif, dan memiliki arah hidup yang baik,” ujar Franky Donny Wongkar.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan juga terus memperluas program pembinaan generasi muda melalui sektor pendidikan dan kegiatan sosial masyarakat. Sebelumnya, pemerintah daerah juga mendorong penguatan kualitas pendidikan melalui pengembangan prestasi pelajar Minahasa Selatan di berbagai bidang.
Sinergi Sekolah dan Orang Tua Jadi Kunci
Dalam sosialisasi tersebut, pemerintah menekankan pentingnya sinergi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah daerah. Kolaborasi itu dinilai penting karena remaja berada pada fase dengan rasa ingin tahu yang tinggi.
Pengawasan yang kuat dari keluarga dan lingkungan sekolah dapat membantu mencegah siswa terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Selain itu, pembinaan karakter juga menjadi bagian penting dalam membentuk mental generasi muda.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan bahkan menerbitkan Surat Keputusan Bupati Nomor 20 Tahun 2025 tentang Pembentukan Tim Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Narkotika. Langkah tersebut mempertegas keseriusan pemerintah dalam memerangi narkoba.
Berbagai program strategis juga terus dijalankan, mulai dari pendidikan karakter, penyediaan sarana olahraga, dukungan kegiatan keagamaan, hingga penguatan organisasi kepemudaan. Pemerintah berharap seluruh program itu mampu menciptakan lingkungan yang aman bagi pelajar.
Kawasan Modoinding sendiri terus menjadi perhatian pemerintah daerah dalam berbagai program pembangunan masyarakat. Sebelumnya, pemerintah juga memperkuat pelayanan publik melalui penyerapan aspirasi warga Modoinding untuk pembangunan daerah.
Pelajar Diajak Bangun Pergaulan Sehat

Melalui sosialisasi tersebut, para pelajar diajak memahami bahaya narkoba sekaligus membangun pergaulan sehat. Pemerintah berharap siswa mampu menolak segala bentuk pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan mereka.
Selain itu, pemerintah daerah juga mengajak para siswa aktif mengikuti kegiatan pendidikan, olahraga, dan organisasi positif. Aktivitas tersebut dinilai mampu memperkuat karakter serta meningkatkan rasa percaya diri pelajar.
Pemerintah juga menegaskan bahwa keberhasilan pencegahan narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Guru, tokoh agama, orang tua, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan tetap aman dan bebas narkoba.
Modoinding sebelumnya juga menjadi pusat berbagai kegiatan masyarakat dan pendidikan di Minahasa Selatan, termasuk dalam pengaturan aktivitas publik melalui rekayasa lalu lintas Hapsa GMIM Modoinding yang melibatkan koordinasi lintas sektor.
Pejabat dan Tokoh Pendidikan Hadiri Sosialisasi
Kegiatan tersebut turut menghadirkan Kasat Narkoba Polres Minahasa Selatan, Iptu Charles Ganda, sebagai narasumber. Selain itu, Plt Asisten Administrasi Umum Sekda yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Arthur Donald Tumipa, ikut mendampingi kegiatan.
Hadir pula Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Ifke Anita Pondaag, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tusrianto Rumengan, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Rommy Rumagit bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan.
Camat Modoinding Meyer Tigau bersama para hukum tua juga menghadiri kegiatan tersebut. Selain itu, Kepala SMP Negeri 1 Modoinding Veranti Natalia Tumipa dan Kepala SMP Negeri 4 Modoinding Rilke Supit turut mendampingi para siswa peserta sosialisasi.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan berharap kegiatan tersebut mampu memperkuat kesadaran pelajar mengenai bahaya narkoba sekaligus menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
