MEDIASULUT.ID – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar Forum Kepatuhan Kabupaten Kepulauan Sangihe Tahun 2026 di Tahuna Beach Hotel, Kamis, 7 Mei 2026. Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari membuka langsung forum tersebut untuk memperkuat perlindungan tenaga kerja melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menjadikan forum tersebut sebagai langkah strategis untuk memperluas cakupan perlindungan pekerja di wilayah perbatasan utara Indonesia. Pemerintah daerah juga memperkuat kolaborasi lintas instansi agar seluruh pekerja, baik formal maupun informal, mendapat perlindungan sosial ketenagakerjaan.
Michael Thungari menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat program Road to Universal Coverage Jamsostek di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Program tersebut menargetkan perlindungan menyeluruh bagi masyarakat pekerja di berbagai sektor.
Michael Thungari Perkuat Kepatuhan Jamsostek Sangihe
Michael Thungari menyampaikan pemerintah daerah terus mendorong kepatuhan seluruh pihak terhadap program BPJS Ketenagakerjaan. Langkah tersebut bertujuan menghadirkan rasa aman bagi pekerja dan keluarganya.
Menurut Michael Thungari, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat pekerja. Karena itu, pemerintah daerah mempercepat perluasan kepesertaan agar manfaat perlindungan bisa dirasakan lebih luas.
Forum kepatuhan tersebut juga memperkuat koordinasi antarinstansi dalam pengawasan pelaksanaan program BPJS Ketenagakerjaan. Pemerintah daerah berharap seluruh perusahaan dan pelaku usaha semakin patuh terhadap kewajiban perlindungan tenaga kerja.
Upaya tersebut sejalan dengan target pemerintah dalam memperluas perlindungan jaminan sosial bagi masyarakat Indonesia. Program itu juga mendukung penguatan sistem perlindungan sosial nasional secara berkelanjutan. Perlindungan sosial nasional terus menjadi fokus pemerintah hingga beberapa tahun ke depan.
Kejaksaan dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi
Forum Kepatuhan Kabupaten Kepulauan Sangihe turut melibatkan unsur Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe dalam struktur Tim Kepatuhan. Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe I Bagus Putra Gede Agung dipercaya sebagai Ketua Tim Kepatuhan.
Kehadiran unsur kejaksaan memperkuat fungsi pengawasan serta penegakan hukum dalam mendukung kepatuhan pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan di daerah. Pemerintah daerah berharap pengawasan tersebut meningkatkan kesadaran perusahaan terhadap perlindungan pekerja.
Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Utara dr. Maulana Anshari Siregar bertugas sebagai Sekretaris Tim Kepatuhan. Ia memastikan sinergi program berjalan optimal di tingkat kabupaten.
Kolaborasi lintas lembaga tersebut diharapkan mampu mempercepat perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Pemerintah daerah juga ingin memastikan perlindungan pekerja berjalan efektif hingga ke wilayah kepulauan.
Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp1,5 Miliar

Forum tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan simbolis manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Penyaluran manfaat tersebut menunjukkan kehadiran negara dalam melindungi pekerja dan keluarganya.
Berdasarkan laporan evaluasi kinerja tahun 2025, total manfaat BPJS Ketenagakerjaan yang tersalurkan kepada masyarakat pekerja di Kabupaten Kepulauan Sangihe mencapai Rp1.543.367.940.
Nilai tersebut mencerminkan besarnya manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat. Pemerintah daerah berharap perlindungan tersebut membantu pekerja saat menghadapi risiko kerja maupun kondisi darurat lainnya.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus memperkuat kepatuhan Jamsostek Sangihe agar manfaat perlindungan sosial semakin luas. Langkah itu sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan pekerja di wilayah perbatasan.
