MEDIASULUT.ID – Kunjungan kerja Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari ke Pulau Kalama, Kecamatan Tatoareng, pada Kamis, 30 April 2026, menjadi bukti nyata pelayanan langsung di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal.
Kunjungan kerja bupati sangihe kalama ini tidak sekadar agenda seremonial. Michael Thungari turun langsung melihat kondisi warga, mendengar aspirasi, dan memastikan program pemerintah tepat sasaran.
Pelayanan Langsung untuk Warga Pulau Kalama

Michael Thungari memimpin langsung berbagai kegiatan pelayanan masyarakat selama kunjungan kerja tersebut. Ia memastikan setiap program menyentuh kebutuhan riil warga pulau kecil.
Salah satu kegiatan utama adalah pemeriksaan kesehatan gratis bagi 151 warga. Tim medis memberikan layanan cek gula darah serta pengobatan untuk asam urat dan hipertensi.
Antusiasme warga terlihat tinggi sejak pagi. Mereka memanfaatkan kesempatan ini karena akses layanan kesehatan di wilayah terpencil masih terbatas.
Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan publik, seperti yang juga terlihat dalam program penguatan kampung nelayan yang menyasar kesejahteraan masyarakat pesisir.
Pasar Murah dan Bantuan Pendidikan Jadi Sorotan
Pemerintah Kabupaten Sangihe menghadirkan pasar murah untuk membantu warga Pulau Kalama. Pemerintah menjual bahan pokok dengan harga lebih rendah dibanding harga normal di wilayah terpencil.
Warga membeli beras SPHP 5 kilogram seharga Rp57.500. Warga juga membeli gula Rp18.500 per kilogram, telur, dan minyak kelapa dengan harga terjangkau. Program ini langsung meringankan beban ekonomi masyarakat.
Pemerintah menyalurkan 22 paket perlengkapan sekolah kepada siswa PAUD, SD, dan SMP. Sekolah mengusulkan penerima dari kalangan siswa kurang mampu.
Program pendidikan ini memperkuat upaya pemerintah dalam mendorong pemerataan akses pendidikan. Pemerintah terus menggalakkan kebijakan pembangunan desa di berbagai wilayah Sangihe.
Bupati Turun Langsung Panen Sarang Walet
Momen paling menarik terjadi saat Michael Thungari ikut masuk gua untuk memanen sarang burung walet bersama warga. Ia merasakan langsung tantangan pekerjaan yang berisiko di lokasi gelap dan licin.
Pengalaman ini menjadi yang pertama bagi dirinya. Ia mengaku semakin memahami kerja keras masyarakat Pulau Kalama dalam menjaga sumber ekonomi tersebut.
Michael Thungari menegaskan pentingnya menjaga kelestarian habitat walet. Ia menilai potensi ini dapat menjadi ikon daerah sekaligus sumber pendapatan asli daerah.
Langkah ini juga berkaitan dengan upaya penguatan ekonomi lokal yang sebelumnya didorong melalui program pengembangan ekonomi pesisir di wilayah Sangihe.
Dialog Warga dan Solusi Infrastruktur Dasar

Dalam dialog terbuka, warga menyampaikan berbagai aspirasi, termasuk evaluasi pengelolaan sarang walet. Mereka mengusulkan revisi sistem bagi hasil agar lebih adil bagi masyarakat.
Michael Thungari merespons dengan komitmen melakukan kajian mendalam. Ia juga menyiapkan langkah jangka pendek berupa pembangunan pos jaga di area walet.
Selain itu, warga mengeluhkan keterbatasan listrik yang hanya menyala enam jam per hari. Pemerintah menjelaskan bahwa proyek listrik 24 jam berbasis energi hibrida sedang dalam proses.
Tim survei telah turun langsung ke Pulau Kalama untuk memastikan kesiapan pembangunan. Upaya ini melengkapi program infrastruktur dasar seperti penyediaan air bersih di wilayah Sangihe.
Disambut Adat, Perkuat Kedekatan dengan Warga

Kedatangan Michael Thungari disambut secara adat oleh masyarakat Pulau Kalama. Suasana hangat terasa sejak awal kunjungan hingga kegiatan malam hari.
Kepala Desa Kalama menyebut kunjungan ini sangat berkesan. Ia menegaskan bahwa baru kali ini seorang bupati ikut langsung masuk gua untuk memanen sarang walet.
Malam harinya, kegiatan kebersamaan dan silaturahmi mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Interaksi ini memperkuat kepercayaan warga terhadap pemerintah daerah.
Kunjungan kerja bupati sangihe kalama ini menegaskan komitmen pemerintah untuk hadir langsung di wilayah 3T. Pendekatan ini memastikan pembangunan berjalan lebih merata dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara nyata.
