MEDIASULUT.ID – Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G. A. Rumajar, menghadiri sekaligus melepas jemaah haji Kota Tomohon di Aula Masjid Al-Mujahidin pada Kamis, 30 April 2026. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi 10 calon jemaah yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini.
Sendy Rumajar menyampaikan pesan penuh makna kepada seluruh jemaah haji. Ia menegaskan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan panggilan mulia yang tidak semua orang dapatkan.
Momentum ini menjadi bagian dari rangkaian jemaah haji Sulut 2026 yang tengah dipersiapkan secara menyeluruh oleh pemerintah dan instansi terkait.
Pelepasan Jemaah Haji Kota Tomohon Sarat Pesan Spiritual

Dalam sambutannya, Sendy Rumajar menekankan pentingnya kesiapan fisik, mental, dan spiritual sebelum berangkat ke Tanah Suci. Ia menyebut ibadah haji bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan perjalanan iman yang membutuhkan kesungguhan.
“Atas nama Pemerintah Kota Tomohon dan Wali Kota Caroll J A Senduk, saya menyampaikan selamat kepada 10 jemaah haji yang mendapat kesempatan berharga ini,” ujar Sendy Rumajar.
Ia juga mengingatkan bahwa ibadah haji harus menjadi momentum peningkatan kualitas iman. Oleh karena itu, seluruh jemaah diharapkan menjalankan setiap rangkaian ibadah dengan penuh keikhlasan dan kedisiplinan.
Jaga Kesehatan dan Kekompakan Selama Ibadah Haji
Sendy Rumajar secara khusus menyoroti pentingnya menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji. Ia mengingatkan bahwa kondisi fisik yang prima menjadi faktor utama agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar.
Selain itu, ia meminta para jemaah menjaga kekompakan dan kebersamaan. Solidaritas antarjemaah akan membantu menghadapi berbagai tantangan selama berada di Tanah Suci.
Ia menambahkan bahwa jemaah harus selalu mengikuti arahan petugas haji. Kepatuhan terhadap aturan akan membantu memastikan keselamatan dan kelancaran ibadah selama di Arab Saudi.
“Saya berharap seluruh jemaah menjaga kesehatan, menaati aturan, serta saling membantu satu sama lain selama menjalankan ibadah,” tegasnya.
Dukungan pemerintah terhadap jemaah terus menguat melalui kebijakan seperti subsidi haji Sulut 2026 yang memberi manfaat langsung bagi calon jemaah.
Harapan untuk Doa dan Nama Baik Daerah

Selain pesan teknis, Sendy Rumajar juga menitipkan harapan kepada para jemaah haji agar turut mendoakan bangsa Indonesia, Provinsi Sulawesi Utara, dan Kota Tomohon.
Ia berharap doa para jemaah membawa keberkahan bagi daerah serta memperkuat nilai kerukunan dan persatuan masyarakat.
Lebih lanjut, ia mengingatkan para jemaah untuk menjaga nama baik daerah selama berada di Tanah Suci. Sikap santun, disiplin, dan toleransi harus mencerminkan karakter masyarakat Tomohon.
Pesan ini sejalan dengan berbagai nilai yang disampaikan dalam pesan Sendy Rumajar pada kegiatan sosial dan keagamaan di Kota Tomohon.
“Tunjukkan sikap santun dan disiplin sebagai cerminan masyarakat Tomohon yang religius dan berbudaya,” ujarnya.
Penyerahan Tali Asih dan Dukungan Keluarga
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Tomohon menyerahkan tali asih kepada para calon jemaah haji sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada masyarakat.
Sendy Rumajar mengajak keluarga yang ditinggalkan untuk terus memberikan doa dan dukungan. Peran keluarga sangat penting dalam memberikan kekuatan moral bagi para jemaah.
Ia berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur dan mabruroh.
“Semoga perjalanan ini diberkati, dilindungi, dan membawa keberkahan bagi pribadi, keluarga, serta Kota Tomohon,” tutup Sendy Rumajar.
Pelepasan jemaah haji ini menjadi momentum spiritual yang memperkuat nilai keimanan, kebersamaan, dan identitas masyarakat Kota Tomohon sebagai daerah religius dan harmonis.
