MEDIASULUT.ID – Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara, dr. Michaela Elsiana Paruntu, MARS (MEP), menghadiri penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kinerja oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Utara kepada PT Bank Sulawesi Utara dan Gorontalo (Bank SulutGo).
Penyelenggara menggelar kegiatan ini di Manado, Senin 2 Februari 2026. Agenda ini bertujuan memperkuat akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan serta operasional bank daerah.
Selain itu, BPK menyusun laporan tersebut dari pemeriksaan atas Efektivitas Kegiatan Operasional Bank SulutGo dalam Mendukung Fungsi Intermediasi Perbankan. Pemeriksaan mencakup periode Tahun 2023 hingga Semester I Tahun 2025.
Dukungan DPRD Sulut terhadap Tata Kelola Perbankan Daerah

Kehadiran dr. Michaela Elsiana Paruntu menunjukkan komitmen DPRD Sulawesi Utara dalam mengawal tata kelola lembaga keuangan daerah. DPRD ingin memastikan pengelolaan berjalan transparan, profesional, dan akuntabel.
Sebagai bank pembangunan daerah, Bank SulutGo memegang peran strategis. Bank ini mendukung pembiayaan sektor produktif, UMKM, dan program pembangunan daerah di Sulawesi Utara serta Gorontalo.
Oleh karena itu, MEP menilai pengawasan eksternal oleh BPK sangat penting. Pengawasan ini menjaga kesehatan bank dan memastikan fungsi intermediasi berjalan optimal.
“Hasil pemeriksaan BPK harus menjadi bahan evaluasi yang objektif dan konstruktif. Dengan begitu, kinerja Bank SulutGo terus meningkat dan kepercayaan publik tetap terjaga,” ujar dr. Michaela Elsiana Paruntu.
LHP BPK Jadi Instrumen Evaluasi Kinerja Bank SulutGo

Sementara itu, BPK RI Perwakilan Sulawesi Utara menitikberatkan LHP pada efektivitas operasional bank. Fokusnya meliputi penyaluran kredit, penghimpunan dana masyarakat, dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Tim pemeriksa tidak hanya menilai kepatuhan administratif. Mereka juga mengevaluasi kualitas fungsi intermediasi perbankan, termasuk manajemen risiko dan keberlanjutan usaha.
Di sisi lain, MEP menilai evaluasi berbasis kinerja sangat relevan. Pendekatan ini mampu menjawab tantangan perbankan daerah dan kebutuhan pelayanan publik.
Peran Strategis Bank SulutGo bagi Ekonomi Sulut dan Gorontalo

Bank SulutGo menjadi pilar penggerak ekonomi daerah. Perannya terlihat pada pembiayaan sektor riil dan dukungan program pemerintah daerah.
Bank ini beroperasi di Sulawesi Utara dan Gorontalo. Manajemen menjaga keseimbangan antara orientasi bisnis dan fungsi pembangunan.
DPRD Sulut menilai penguatan tata kelola Bank SulutGo berdampak langsung. Dampaknya mencakup stabilitas ekonomi daerah, daya saing UMKM, dan akses pembiayaan masyarakat.
Warga Manado, Rian Tumiwa, menilai pengawasan BPK sangat penting. Pengawasan ini memastikan pengelolaan dana masyarakat tetap aman dan profesional.
“Kalau bank daerah dikelola transparan dan diawasi ketat, masyarakat tentu lebih percaya untuk menabung dan berusaha,” kata Rian.
Komitmen Berkelanjutan DPRD dalam Pengawasan Keuangan Daerah
Dengan demikian, DPRD Sulawesi Utara menegaskan komitmennya untuk terus mengawasi lembaga strategis daerah, termasuk sektor perbankan. DPRD ingin memastikan keberpihakan pada masyarakat.
MEP berharap manajemen Bank SulutGo segera menindaklanjuti hasil LHP. Ia mendorong langkah perbaikan berkelanjutan.
Sinergi DPRD, BPK, dan manajemen bank akan memperkuat Bank SulutGo. Bank ini diharapkan semakin profesional, transparan, dan berdaya saing. Perannya sebagai motor ekonomi daerah juga semakin kuat.
