MEDIASULUT.ID – Panitia meneguhkan komitmen membangun iman dan karakter generasi muda gereja melalui Ibadah Syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 Komisi Pelayanan Remaja Sinode GMIM (KPRS GMIM) yang dirangkaikan dengan Hari Persatuan Remaja GMIM, Rabu, 28 Januari 2026, di Wilayah Kalawat Raya, Kabupaten Minahasa Utara.
Ibadah syukur ini menghadirkan Ketua KPRS GMIM, Pnt. Dr. Michaela Elsiana Paruntu, MARS, bersama jajaran Komisi Pelayanan Remaja Sinode GMIM, para pembina, serta ratusan remaja GMIM dari berbagai wilayah pelayanan.
Peserta merasakan suasana penuh sukacita dan kebersamaan sepanjang perayaan. Suasana ini mencerminkan semangat persatuan remaja GMIM sebagai generasi penerus gereja.
Selain itu, kegiatan ini mendorong remaja untuk terus bertumbuh dalam iman serta memperkuat peran mereka dalam kehidupan sosial dan pelayanan gereja, sejalan dengan semangat kerukunan antarumat di Sulawesi Utara.
Acara HUT ke-36 KPRS GMIM dan Hari Persatuan Remaja

Panitia menjadikan ibadah syukur ini sebagai momentum peringatan Hari Persatuan Remaja GMIM. Pusat kegiatan acara berada di Wilayah Kalawat Raya, meliputi Kalawat 1, Kalawat 2, Kalawat 3, Kalawat 4, serta Wilayah Air Madidi 2.
Panitia wilayah mempersiapkan rangkaian ibadah dengan baik dan melibatkan remaja dalam liturgi, pujian, serta pelayanan. Keterlibatan ini menjadikan ibadah sebagai ruang pembelajaran iman dan kebersamaan lintas wilayah.
Oleh karena itu, kehadiran remaja dari berbagai wilayah menunjukkan kuatnya semangat persaudaraan dalam tubuh GMIM dan menegaskan bahwa pelayanan remaja terus bertumbuh.
Badan Pekerja Sinode GMIM Melayani Ibadah Syukur KPRS GMIM
Badan Pekerja Sinode GMIM melayani ibadah syukur HUT KPRS GMIM ke-36 dan menyampaikan firman Tuhan kepada jemaat.
Sementara itu, Pdt. Jefry Saisab, M.Th. menyampaikan khotbah sebagai Wakil Sekretaris Koordinasi Program Antar Komisi Pelayanan Kategorial BIPRA dan Lansia serta menekankan peran remaja dalam kehidupan gereja dan masyarakat.
Ia mengajak jemaat dan remaja untuk hidup sebagai terang dan menghadirkan kebaikan, keadilan, serta kebenaran dalam kehidupan sehari-hari, sebagaimana juga ditekankan dalam berbagai agenda sinode GMIM di tingkat nasional.
“Remaja GMIM dipanggil bukan hanya untuk aktif dalam kegiatan gereja, tetapi juga menjadi teladan iman, karakter, dan kasih di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat,” ujar Pdt. Jefry Saisab.
Dengan demikian, pesan dalam ibadah ini memperkuat karakter remaja GMIM dalam menghadapi dinamika kehidupan modern.
Ketua KPRS GMIM Menegaskan Peran Strategis Remaja dalam Pelayanan Gereja

Ketua KPRS GMIM, Pnt. Dr. Michaela Elsiana Paruntu, MARS, menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar perayaan usia organisasi dan menjadikannya sebagai momentum refleksi serta penguatan komitmen pelayanan remaja GMIM.
Di sisi lain, ia menegaskan bahwa remaja GMIM memegang peran strategis sebagai generasi penerus gereja. Mereka perlu memperkuat kesiapan rohani, mental, serta karakter.
“Perayaan ini menjadi pengingat bahwa pelayanan remaja harus terus bertumbuh, adaptif, dan relevan, tanpa kehilangan dasar iman dan nilai-nilai Kristiani,” ujar Pnt. Michaela Paruntu.
Selain itu, ia mengapresiasi keterlibatan aktif remaja dan pembina di wilayah Kalawat Raya yang mempersiapkan kegiatan dengan penuh tanggung jawab.
KPRS GMIM Menyiapkan Puncak Perayaan pada Februari 2026
Selanjutnya, KPRS GMIM merencanakan kegiatan lanjutan sebagai puncak perayaan Hari Persatuan Remaja GMIM pada 13–14 Februari 2026.
Kegiatan ini menjadi ruang pembinaan dan penguatan iman serta wadah pengembangan potensi remaja GMIM dalam aspek spiritual, kepemimpinan, dan kebersamaan.
Pada akhirnya, rangkaian perayaan ini meneguhkan iman remaja GMIM dan mendorong mereka menjadi agen perubahan bagi gereja serta masyarakat.
