MEDIASULUT.ID – Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., memperkuat silaturahmi Kotamobagu bersama masyarakat melalui dua tradisi budaya dalam satu hari. Pada Selasa 24 Maret 2026, Weny Gaib menghadiri Hari Raya Binarundak di Kelurahan Motoboi Besar dan Hari Raya Pinogiot di Kelurahan Biga.
Kegiatan Weny Gaib di Kotamobagu ini menjadi bagian dari silaturahmi pasca Idulfitri 1447 Hijriah. Ia turun langsung bersama Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat. Ketua TP PKK Ny. Rindah Gaib Mokoginta dan Wakil Ketua TP PKK Ny. Resty A. Mangkat Somba turut mendampingi.
Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat juga sejalan dengan pendekatan sosial yang terlihat dalam bantuan lebaran warga. Program tersebut memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat di Kotamobagu.
Weny Gaib Hadiri Binarundak di Motoboi Besar

Weny Gaib menghadiri perayaan Hari Raya Binarundak Kotamobagu di Kelurahan Motoboi Besar, Kecamatan Kotamobagu Timur. Warga menyambut kegiatan ini dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Masyarakat memenuhi sepanjang jalan kelurahan. Mereka mengikuti tradisi membakar nasi jaha secara massal. Tradisi Binarundak Motoboi Besar ini menjadi simbol silaturahmi pasca Idulfitri.
Weny Gaib menyapa warga secara langsung. Ia membangun komunikasi terbuka dengan masyarakat. Ia juga memperkuat kebersamaan warga Kotamobagu melalui interaksi yang hangat.
“Saya atas nama pribadi, Pak Wakil Wali Kota, dan seluruh jajaran Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu menyampaikan ucapan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ujar Weny Gaib.
Binarundak Jadi Simbol Persatuan Warga
Weny Gaib menegaskan bahwa tradisi Binarundak Kotamobagu memiliki makna persatuan. Ia menyebut kebersamaan warga sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
Ia mengajak masyarakat menjaga persaudaraan dan kebersamaan. Ia menilai nilai tersebut sebagai modal sosial yang kuat bagi kemajuan daerah.
Ia juga mengaitkan semangat kebersamaan dengan arah pembangunan daerah. Ia menyebut pembangunan tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga pada kekuatan sosial masyarakat.
Semangat ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong kemajuan melalui inovasi digital daerah. Program tersebut memperkuat pelayanan publik dan mempercepat pembangunan di Kotamobagu.
“Saya mengajak seluruh masyarakat agar menjadikan kegiatan ini sebagai momentum mempererat persaudaraan. Kebersamaan ini menjadi modal penting untuk mewujudkan pembangunan yang lebih maju,” tegasnya.
Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Sofyan Mokoginta, para asisten, pimpinan OPD, Camat Kotamobagu Timur Kori Manoppo, serta Lurah Motoboi Besar Rusni Rahim. Tokoh masyarakat dan warga turut meramaikan kegiatan ini.
Safari Silaturahmi Berlanjut ke Pinogiot Biga

Weny Gaib melanjutkan agenda ke Kelurahan Biga, Kecamatan Kotamobagu Utara. Ia menghadiri Hari Raya Pinogiot Biga bersama jajaran pemerintah daerah.
Wakil Wali Kota Rendy Mangkat ikut mendampingi kegiatan ini. Ketua dan Wakil Ketua TP PKK juga hadir bersama rombongan.
Masyarakat Biga menyambut kegiatan ini dengan antusias. Mereka memanfaatkan momen ini untuk memperkuat silaturahmi pasca Idulfitri dan kebersamaan warga Kotamobagu.
Kegiatan ini juga menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk berinteraksi langsung dengan pemerintah. Interaksi tersebut memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
Silaturahmi Jadi Modal Utama Pembangunan
Weny Gaib menegaskan bahwa silaturahmi menjadi modal utama pembangunan daerah. Ia menilai hubungan harmonis antara pemerintah dan masyarakat akan menciptakan sinergi kuat.
“Saya berharap pertemuan ini mempererat persaudaraan, memperkuat persahabatan, dan mempertegas komitmen kita bersama,” ujar Weny Gaib.
Ia mendorong masyarakat untuk terus menjaga persatuan. Ia menilai komitmen bersama akan mempercepat kemajuan daerah.
“Komitmen persaudaraan adalah modal utama bagi kita untuk membangun daerah dan masyarakat di Kota Kotamobagu agar lebih baik ke depannya,” tambahnya.
Pinogiot Perkuat Interaksi Pemerintah dan Warga

Perayaan Pinogiot berlangsung khidmat dan tertib. Wakil Ketua DPRD Ahmad Sabir dan Anggota DPRD Dani Ikbal Mokoginta hadir dalam kegiatan ini.
Perwakilan Forkopimda, Sekretaris Daerah Sofyan Mokoginta, para asisten, pimpinan OPD, serta Staf Khusus Wali Kota Arman Mokoginta juga mengikuti kegiatan ini.
Camat Kotamobagu Utara Kusnadi Pobela dan Lurah Biga Marlina Sampaleng mendampingi jalannya acara. Tokoh masyarakat dan warga turut meramaikan kegiatan ini.
Tradisi Pinogiot Kotamobagu menghadirkan ruang interaksi langsung antara pemerintah dan masyarakat. Kegiatan ini memperkuat hubungan emosional dan sosial di tengah masyarakat.
Budaya dan Kebersamaan Dorong Kemajuan Kotamobagu
Weny Gaib menilai budaya lokal sebagai kekuatan utama daerah. Ia menegaskan bahwa tradisi seperti Binarundak dan Pinogiot harus terus dijaga dan dilestarikan.
Kolaborasi lintas sektor juga terlihat dalam berbagai kegiatan masyarakat seperti kegiatan budaya daerah yang melibatkan pemerintah dan warga.
Melalui kebersamaan warga Kotamobagu, pemerintah dan masyarakat membangun sinergi yang kuat. Sinergi ini menjadi fondasi dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Dengan menjaga silaturahmi dan melestarikan budaya, Weny Gaib optimistis Kota Kotamobagu akan terus berkembang. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan sebagai kekuatan utama daerah.
