SULUTVIRAL.INFO – Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar menerima kunjungan Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara melalui UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah Minahasa Selatan (Samsat Amurang) di Kantor Bupati Minahasa Selatan, Kamis (12/2/2025). Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menegaskan fokus memperkuat layanan pajak Minsel sebagai fondasi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pada kesempatan tersebut, kedua pihak mempererat koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten. Oleh karena itu, seluruh pembahasan mengarah pada pengelolaan pendapatan daerah yang efektif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Pemkab Minsel Fokus Optimalkan PAD dari PKB dan BBNKB
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Franky Donny Wongkar membahas langsung strategi peningkatan PAD bersama jajaran teknis. Secara khusus, pembahasan menitikberatkan opsen pajak 65 persen yang bersumber dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menilai sektor PKB dan BBNKB memiliki potensi besar sebagai penggerak utama PAD. Karena itu, pemerintah daerah menjadikan optimalisasi sektor ini sebagai prioritas kebijakan fiskal, sejalan dengan agenda perencanaan pembangunan yang sebelumnya dibahas dalam proses musrenbang di wilayah selatan Minahasa.
Proyeksi Penerimaan Pajak Daerah Tahun 2026
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan memproyeksikan penerimaan opsen PKB dan BBNKB Tahun 2026 berada pada tren positif. PKB tetap menopang PAD sebagai sumber penerimaan yang stabil. Sementara itu, BBNKB menunjukkan peluang pertumbuhan meski dipengaruhi dinamika ekonomi dan transaksi kendaraan bermotor.
Dengan target yang realistis, pemerintah daerah menyiapkan langkah terukur agar penerimaan pajak berjalan konsisten. Oleh sebab itu, peningkatan kualitas layanan menjadi bagian penting dari strategi pencapaian target pendapatan daerah.

Samsat Amurang Perkuat Pelayanan dan Integrasi Data
Secara strategis, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan mendorong penguatan pengawasan, pelayanan, dan integrasi data perpajakan. Dengan sistem yang terintegrasi, pemerintah daerah meningkatkan akurasi data sekaligus memperkuat efektivitas pemungutan pajak.
Selanjutnya, pemerintah daerah menempatkan Samsat Amurang sebagai ujung tombak layanan pajak Minsel. Langkah ini selaras dengan konsistensi kepemimpinan daerah dalam memperkuat kerja sama lintas lembaga, termasuk melalui berbagai upaya penguatan sinergi program sosial.
Sinergi Daerah Dukung Kinerja Ekonomi Sulut
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan juga menyelaraskan kebijakan pendapatan daerah dengan arah pembangunan Provinsi Sulawesi Utara. Karena itu, penguatan layanan pajak daerah berkontribusi langsung terhadap kesinambungan fiskal regional.
Sinergi tersebut berjalan seiring dengan kinerja ekonomi daerah yang terus membaik. Dengan kontribusi PAD yang stabil, Minahasa Selatan ikut menopang capaian regional sebagaimana tercermin dalam data pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara.
Pemkab Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menegaskan komitmen mendukung seluruh langkah strategis optimalisasi pendapatan daerah. Dengan PAD yang kuat, pemerintah daerah memperluas ruang fiskal untuk membiayai pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Jajaran Teknis Hadir Lengkap
Dalam pertemuan tersebut, Kepala UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah Minahasa Selatan (Samsat Amurang) Stenly Sarionsong hadir bersama jajaran teknis, yakni Brury Karundeng, Grace Runtunuwu, dan Hendra Mamoto. Selain itu, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Minahasa Selatan Melky Manus turut mengikuti pertemuan tersebut.
