MEDIASULUT.ID – Gempa bumi Manado terjadi pada Kamis, 2 April 2026 pagi dan langsung membuat warga panik. Getaran kuat menggoyang rumah serta bangunan lain, sehingga banyak warga berlarian keluar untuk menyelamatkan diri.
Warga mulai merasakan guncangan sekitar pukul 06:48:16 WITA. Dalam hitungan detik, suasana berubah tegang. Orang-orang menghentikan aktivitas pagi dan mencari tempat terbuka agar terhindar dari risiko bangunan runtuh.
Sejumlah warga menyebut getaran terasa cukup lama dan kuat. Kondisi itu membuat banyak keluarga memilih berkumpul di luar rumah sambil menunggu situasi benar-benar aman.
Peristiwa ini berkaitan dengan laporan sebelumnya yang menjelaskan pusat dan kekuatan gempa.
Warga Panik Saat Gempa Bumi Manado Terjadi

Warga di berbagai wilayah Manado dan Sulawesi Utara langsung keluar rumah saat getaran terasa semakin kuat. Mereka saling mengingatkan untuk menjauh dari dinding dan bangunan tinggi.
Salah satu warga Manado mengaku panik saat guncangan terjadi. “Tiba-tiba rumah bergoyang kuat, saya langsung bawa keluarga keluar,” ujarnya.
Peristiwa gempa bumi ini membuat sebagian warga berlari ke jalan dan halaman terbuka. Sebagian lainnya menggendong anak dan membantu anggota keluarga keluar dari rumah.
Rasa cemas masih terasa meski guncangan mulai mereda. Banyak warga tetap bertahan di luar karena khawatir akan getaran susulan.
Bangunan Rusak di Sejumlah Titik

Guncangan yang terjadi berdampak langsung pada bangunan. Sejumlah rumah mengalami retakan pada dinding, bahkan beberapa bagian roboh.
Gedung GOR KONI Manado di kawasan Sario mengalami kerusakan cukup parah. Struktur bangunan terlihat terdampak akibat tekanan getaran yang kuat.
Selain itu, kerusakan juga muncul di beberapa wilayah sekitar, termasuk Bitung dan Minahasa. Warga melaporkan kondisi bangunan tidak lagi aman untuk ditempati sementara waktu.
Fenomena Laut Bikin Warga Pesisir Cemas
Warga di wilayah pesisir Lembeh Utara melihat air laut surut jauh sesaat setelah guncangan terjadi. Tidak lama kemudian, air kembali naik dengan cepat.
Kondisi ini membuat warga semakin waspada. Mereka segera menjauh dari pantai dan mencari lokasi yang lebih aman.
Peringatan dini tsunami sempat berlaku setelah kejadian tersebut. Pemantauan kemudian mencatat adanya gelombang kecil di beberapa titik pesisir.
Warga Bertahan di Luar Rumah, Antisipasi Susulan

Banyak warga memilih tetap berada di luar rumah untuk sementara waktu. Mereka menunggu kondisi benar-benar stabil sebelum kembali masuk.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada. Warga juga diminta menghindari bangunan yang mengalami kerusakan.
Pihak berwenang menegaskan masyarakat perlu tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan getaran susulan.
Petugas terus memantau situasi di lapangan dan mengumpulkan laporan dari berbagai wilayah. Informasi terbaru akan terus disampaikan kepada masyarakat.
Peristiwa ini meninggalkan rasa cemas di tengah warga. Pengalaman gempa bumi Manado pagi ini membuat masyarakat lebih waspada terhadap potensi getaran susulan.
