SULUTVIRAL.INFO – Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar memimpin langsung Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional di Aula Waleta, Kantor Bupati Minahasa Selatan, Jumat 13 Februari 2026. Ia menggerakkan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2026.
Selain itu, pemerintah daerah memastikan warga memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau saat momen Puasa, Idulfitri, Tahun Baru Imlek, dan Hari Raya Nyepi. Oleh karena itu, Pemkab Minahasa Selatan memperkuat distribusi dan pengawasan harga sejak awal agar daya beli tetap stabil.
Program ini terhubung secara hybrid di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di Indonesia. Dengan demikian, pemerintah daerah mempertegas komitmen dalam pengendalian inflasi pangan sekaligus menjaga kestabilan ekonomi lokal.

Bupati Franky Wongkar Tegaskan Stabilitas Harga
Bupati Franky Donny Wongkar, S.H. menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan. Ia mengarahkan perangkat daerah untuk memperkuat distribusi, memantau harga pasar, dan membangun kolaborasi aktif dengan pemangku kepentingan.
“Kami memastikan masyarakat Minahasa Selatan mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga yang terjangkau menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional. Pemerintah daerah bergerak cepat menjaga pasokan dan stabilitas harga,” tegas Bupati.
Selanjutnya, ia meminta seluruh jajaran bekerja terukur dan responsif. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar lonjakan harga dapat ditekan lebih awal.
Langkah tersebut sejalan dengan arah pembangunan yang sebelumnya ditegaskan dalam paripurna HUT ke-23 Minsel. Pemerintah menempatkan stabilitas ekonomi dan kesejahteraan warga sebagai prioritas utama.
GPM Kendalikan Inflasi dan Jaga Daya Beli
Gerakan Pangan Murah bertujuan meningkatkan keterjangkauan harga pangan. Karena itu, pemerintah menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari pasaran.

Selain menjaga stok, pemerintah daerah mengoptimalkan pengawasan distribusi hingga ke pasar. Pemerintah juga membangun komunikasi aktif dengan pelaku usaha agar rantai pasok tetap lancar.
Upaya pengendalian inflasi ini selaras dengan langkah koordinatif dalam rakor pengendalian inflasi 2026. Dengan demikian, pemerintah daerah menjaga keseimbangan antara ketersediaan stok dan daya beli masyarakat.
Sinergi Daerah dan Provinsi Perkuat Stabilitas
Di tingkat provinsi, kebijakan stabilisasi harga turut memperkuat fondasi ekonomi daerah sebagaimana terlihat pada ekonomi Sulut tumbuh impresif. Oleh sebab itu, sinergi pusat, provinsi, dan kabupaten menjadi kunci menjaga inflasi tetap terkendali.
Bupati Franky Wongkar melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Badan Pusat Statistik, serta seluruh jajaran Pemkab Minahasa Selatan. Kolaborasi ini memperkuat stabilitas daerah menjelang HBKN.

Kepala BPS Kabupaten Minahasa Selatan, Irena Listianawati, S.ST., S.E., M.Si., hadir bersama Sekretaris Daerah Glady Kawatu, S.H., M.Si., serta para pejabat pimpinan tinggi pratama. Tokoh agama dan tokoh masyarakat juga memberi dukungan penuh terhadap pelaksanaan GPM.
Salah satu tokoh masyarakat yang hadir menyampaikan apresiasi terhadap program ini. “Kami merasa terbantu karena harga lebih terjangkau. Program seperti ini sangat membantu warga menjelang hari raya,” ujarnya.
Dengan koordinasi solid dan langkah cepat, Pemkab Minahasa Selatan menunjukkan komitmen nyata menjaga stabilitas harga pangan 2026. Pemerintah terus bergerak agar warga tetap tenang, kebutuhan terpenuhi, dan daya beli terjaga menjelang hari besar keagamaan.
