MEDIASULUT.ID – Danramil 1302-12/Belang Kapten Inf Noby Rori menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong ekonomi desa. Ia hadir langsung dalam peletakan batu pertama Koperasi Merah Putih di Desa Ratatotok Tengah, Rabu, 15 April 2026.
Kegiatan dimulai tepat pukul 10.50 WITA. Kehadiran Danramil menjadi simbol nyata dukungan TNI terhadap penguatan ekonomi kerakyatan di wilayah.
Danramil Belang Dukung Koperasi Desa untuk Ekonomi Warga
Kapten Inf Noby Rori menegaskan bahwa koperasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Ia menekankan bahwa TNI tidak hanya berfokus pada keamanan.
Namun, TNI juga aktif mendorong pembangunan ekonomi masyarakat. Ia memastikan dukungan penuh terhadap pembangunan koperasi tersebut.
Menurutnya, keberadaan koperasi akan membuka akses permodalan bagi pelaku usaha kecil. Hal ini akan membantu masyarakat meningkatkan taraf hidup secara berkelanjutan.
Komitmen ini sejalan dengan upaya TNI dalam memperkuat ketahanan ekonomi desa, seperti terlihat dalam program peran kompi produksi yang mendukung sektor pangan nasional.
Sinergi TNI dan Pemerintah Perkuat Pembangunan Desa
Kehadiran Danramil juga memperkuat sinergi lintas instansi dalam pembangunan desa. Dalam kegiatan tersebut, hadir Kolonel Arh Djonli Kaligis dan Camat Yolanda Sumual.
Kapolsek Ipda Tengku Said Hafis juga ikut menyaksikan prosesi tersebut. Kehadiran para pejabat menunjukkan dukungan bersama terhadap pembangunan ekonomi berbasis masyarakat.
Ketua KDKMP Desa Ratatotok Tengah menyambut baik kehadiran seluruh pihak. Ia menilai kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam mempercepat pembangunan desa.
Sinergi seperti ini juga terus diperkuat di berbagai daerah, termasuk dalam kerja sama pemerintah dan TNI yang fokus pada stabilitas dan pembangunan wilayah.
Peletakan Batu Pertama Jadi Awal Pembangunan Ekonomi
Prosesi dimulai dengan pembacaan doa yang berlangsung khidmat. Setelah itu, Danramil bersama para tokoh melakukan peletakan batu pertama secara simbolis.
Danramil berharap koperasi ini segera beroperasi dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa dukungan Babinsa dan perangkat desa akan menjadi faktor utama keberhasilan proyek.
Pendampingan yang konsisten di lapangan juga menjadi bagian penting, seperti terlihat dalam pendampingan Babinsa di desa yang menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 11.40 WITA. Situasi di lokasi berlangsung aman dan kondusif.
Langkah awal pembangunan koperasi ini menandai komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini ke depan.
