Petani Pala Siau Tertekan Oligopsoni, Pemda Dorong Ekspor Langsung

SULUTVIRAL.INFOPetani pala Siau kembali menghadapi tekanan pasar yang tidak seimbang. Ketimpangan jumlah penjual dan pembeli membuat harga sulit bergerak naik, bahkan cenderung melemah saat pasokan melimpah.

Kondisi ini memicu kekhawatiran karena pala Siau anjlok di tengah biaya produksi yang terus meningkat. Ribuan petani di Kabupaten Kepulauan Sitaro kini bergantung pada segelintir pembeli yang menguasai jalur distribusi.

Struktur pasar seperti ini membentuk pola oligopsoni. Karena itu, petani tidak memiliki ruang negosiasi yang cukup saat menjual hasil panen.


Harga Pala Bertahan di Bawah Rp70 Ribu

Saat ini harga pala di tingkat petani masih bertahan di bawah Rp70 ribu per kilogram. Angka tersebut belum menutup beban operasional, terutama bagi petani yang mempekerjakan tenaga harian.

Kapten Victor Tambelangi (75), petani pala di Desa Kanawong, Kecamatan Siau Barat, merasakan langsung tekanan tersebut. Ia mengelola sekitar 200 pohon pala sebagai sumber penghidupan di masa pensiun.

Namun kini ia tidak lagi mampu merawat kebun sendiri. Karena itu, ia membayar tenaga kerja sekitar Rp150 ribu per hari untuk perawatan dan panen. Kondisi tersebut membuat margin keuntungan semakin tipis.

“Kalau harga bisa di angka Rp80 ribu per kilogram, itu sudah cukup membantu,” ujar Victor.

Selain itu, ia tetap percaya kualitas pala Siau memiliki daya saing tinggi di pasar luar daerah. Oleh sebab itu, ia berharap pemerintah segera memperbaiki sistem pemasaran agar kualitas tersebut sejalan dengan harga yang layak.

Pergerakan sektor riil sebenarnya ikut menopang pertumbuhan daerah, sebagaimana tercermin dalam laporan ekonomi Sulut tumbuh. Namun, petani pala belum merasakan dampak signifikan dari pertumbuhan tersebut.


Rantai Distribusi Panjang Perparah Tekanan Harga

Para petani menilai persoalan utama terletak pada panjangnya rantai distribusi. Hasil panen dari Siau harus melewati beberapa perantara sebelum mencapai pasar besar atau ekspor.

Akibatnya, pelaku usaha di jalur distribusi menikmati margin lebih besar. Sementara itu, petani menerima bagian keuntungan yang jauh lebih kecil.

Isu tata niaga ini ikut menjadi sorotan dalam berbagai agenda pembangunan daerah, termasuk saat pemerintah menangani isu strategis lain seperti dalam laporan Bupati Sitaro tutup tanggap darurat. Karena itu, publik kini menanti perhatian serius terhadap sektor perkebunan pala.

Selain itu, Piet Kuera, mantan Wakil Bupati Sitaro yang kini aktif sebagai petani pala, memperingatkan potensi penurunan harga saat panen raya.

“Karena hanya beberapa pengusaha yang menampung, harga bisa ditekan saat panen melimpah,” tegas Piet.

Menurutnya, harga bahkan berpotensi turun hingga Rp50 ribu per kilogram pada periode Maret hingga April. Oleh karena itu, ia meminta pengawasan ketat terhadap praktik penimbangan dan tata niaga agar petani tidak dirugikan.


Pemda Akui Oligopsoni, Dorong Ekspor Langsung

Bupati Kepulauan Sitaro, Chyntia Ingrid Kalangit, mengakui ketimpangan tata niaga pala. Ia menilai jumlah pembeli yang terbatas melemahkan posisi tawar petani.

Karena itu, pemerintah daerah menyiapkan langkah konkret. Pertama, pemda mendorong pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pangan yang menyerap hasil panen secara langsung. Kedua, pemda membuka peluang kerja sama antar daerah guna memperluas akses pasar.

Selain itu, pemerintah daerah mendorong kehadiran eksportir lokal agar pala Siau dapat menembus pasar internasional tanpa melalui banyak perantara. Langkah ini diharapkan mampu memotong rantai distribusi sekaligus meningkatkan harga jual di tingkat petani.

Upaya penguatan sektor produktif juga sejalan dengan berbagai program pembangunan daerah, termasuk pemulihan dan pemberdayaan masyarakat seperti terlihat dalam laporan Siau Timur pasca bencana.


Regenerasi Petani dan Produk Turunan

Selain persoalan harga, sektor pala menghadapi tantangan regenerasi. Banyak generasi muda memilih bekerja di sektor formal atau merantau. Akibatnya, keberlanjutan kebun pala terancam dalam jangka panjang.

Karena itu, pemerintah mendorong pengembangan produk turunan melalui pelaku Industri Kecil dan Menengah. Produk seperti minuman fermentasi dan olahan rempah dinilai memiliki nilai tambah ekonomi lebih tinggi.

Sementara itu, pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian merencanakan rehabilitasi tanaman pala seluas sekitar 300 hektare pada 2026. Program tersebut melibatkan puluhan kelompok tani dan bertujuan meningkatkan produktivitas.

Dengan strategi ekspor langsung, penguatan BUMD, serta pengembangan produk turunan, pemerintah berharap tekanan pasar dapat berkurang. Jika kebijakan berjalan konsisten, maka pala Siau anjlok tidak lagi menjadi ancaman tahunan, melainkan bertransformasi menjadi komoditas unggulan yang benar-benar menyejahterakan petani.

Berita Utama

Kodim 1302 Minahasa Perkuat Pengamanan Arus Balik Lebaran 2026, Minahasa Kondusif

MEDIASULUT.ID – Kodim 1302/Minahasa memperkuat pengamanan arus balik Lebaran...

Kodim 1302/Minahasa Perkuat Pengamanan Pos Terpadu Ketupat Samrat 2026

MEDIASULUT.ID – Personel Kodim 1302/Minahasa memperkuat penjagaan di sejumlah...

Bupati Yusra Alhabsyi Sholat Idul Fitri Bersama Ribuan Warga Bolmong

MEDIASULUT.ID – Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi, melaksanakan Sholat...

Kalapas Tondano Serahkan Remisi Idulfitri bagi 80 Warga Binaan

MEDIASULUT.ID – Kalapas Tondano, Akhmad Sobirin Soleh, menyerahkan remisi...

Wabup Vanda Sarundajang Hadiri Sholat Idulfitri di Tondano, Ajak Perkuat Toleransi

MEDIASULUT.ID – Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang menghadiri Sholat...

Wujud Sinergi TNI-Polri, Kasdim 1302/Minahasa Pantau Keamanan Malam Takbiran 1447 H

MEDIASULUT.ID - Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1302/Minahasa, Mayor Inf Daeng...

Populer

Rakerprov LEMKARI Sulut 2026 Fokus Pembinaan Atlet dan Konsolidasi Organisasi

MEDIASULUT.ID – Rakerprov LEMKARI Sulut 2026 berlangsung di Wale...

Gubernur Sulut Dorong Kesempatan Kerja Pemuda ke Jepang Lewat Kerja Sama Internasional

MEDIASULUT.ID – Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus kembali menegaskan...

HUT Ke-35 GMIM Syalom Tounkuramber, Wabup Vanda Ajak Jemaat Perkuat Peran Sosial

MEDIASULUT.ID — Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang menghadiri ibadah...

Pantai Canada Bitung, Surga Tersembunyi dengan Pasir Putih dan Sunset Memikat

MEDIASULUT.ID – Pantai Canada Bitung menjadi salah satu destinasi...

Bukit Doa Warem­bungan Minahasa, Wisata Religi dengan Panorama Kota Manado

MEDIASULUT.ID – Bukit Doa Warem­bungan di Kecamatan Pineleng, Kabupaten...

Jalan Rusak Sangkilang Likupang Barat Dikeluhkan Warga, Akses Kian Membahayakan

MEDIASULUT.ID – Kondisi jalan rusak Sangkilang Likupang Barat kian...

Berita Terbaru

Ranolewo, Danau Hangat Dua Warna yang Memikat

SULUTVIRAL.INFO – Danau Ranolewo Minahasa yang terletak di Ranolewo,...

Kodim 1302 Minahasa Perkuat Pengamanan Arus Balik Lebaran 2026, Minahasa Kondusif

MEDIASULUT.ID – Kodim 1302/Minahasa memperkuat pengamanan arus balik Lebaran...

Pantai Canada Bitung, Surga Tersembunyi dengan Pasir Putih dan Sunset Memikat

MEDIASULUT.ID – Pantai Canada Bitung menjadi salah satu destinasi...

Polresta Manado Perkuat Sinergi Lewat Halal Bihalal Idul Fitri

SULUTVIRAL.INFO – Polresta Manado menggelar kegiatan halal bihalal Polresta...

Ibadah HDS 2026 WKI GMIM Klabat Angkat Budaya Nigeria dan Perkuat Iman

MEDIASULUT.ID – WKI GMIM Imanuel Klabat Wilayah Tatelu menggelar...

Bupati Minahasa Selatan Hadiri Open House Idul Fitri, Perkuat Kebersamaan

MEDIASULUT.ID – Bupati Minsel Franky Wongkar bersama Wakil Bupati...

Sinergi Pemkab Sitaro–Kemenkum Sulut Perkuat Akses Hukum Masyarakat

SULUTVIRAL.INFO – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terus mendorong akses pelayanan hukum yang lebih dekat dan berkualitas bagi masyarakat melalui penguatan sinergi...

Pelantikan Pengurus KONI Sitaro 2026 Resmi Digelar

SULUTVIRAL.INFO – Pelantikan Pengurus KONI Sitaro masa bakti 2025–2029 berlangsung tegas dan penuh semangat pada Rabu, 18 Februari 2026 di Media Center Kantor Bupati...

Tulude 2026 Perkuat Identitas Budaya dan Semangat Pembangunan di Sitaro

SULUTVIRAL.INFO – Perayaan Adat Tulude Tahun 2026 di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) berlangsung meriah dan penuh makna. Pemerintah daerah menggelar kegiatan ini...

Tak Tinggal Diam, Bupati Sitaro Perjuangkan Tambahan Anggaran Pemulihan Pulau Siau

SULUTVIRAL.INFO – Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Chyntia Ingrid Kalangit, S.K.M., menunjukkan komitmen dan kerja nyata dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat terdampak bencana. Ia...

Hak Guru Tak Dihapus, Pemkab Sitaro Pastikan TPG THR dan Gaji ke-13 Tetap Dibayar

SULUTVIRAL.INFO – Kabar yang dinanti para guru di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) akhirnya terjawab. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro memastikan bahwa Tunjangan Profesi...

BNPB Perkuat Tanggap Darurat Banjir Bandang di Kepulauan Sitaro

SULUTVIRAL.INFO - BNPB bersama Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan meninjau langsung lokasi banjir bandang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara,...

Bangga dari Kepulauan, Sitaro Raih Penghargaan Universal Health Coverage 2026

SULUTVIRAL.INFO – Rasa bangga menyelimuti Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro). Dari wilayah kepulauan di ujung utara Sulawesi, Sitaro menorehkan prestasi nasional dengan meraih...

Wagub Victor Mailangkay Terima Bantuan PTUN Manado untuk Korban Banjir Sitaro

SULUTVIRAL.INFO – Semangat gotong royong dan solidaritas lintas lembaga di Sulawesi Utara kembali ditunjukkan dalam upaya membantu masyarakat terdampak bencana alam. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara...

Bupati Sitaro Tutup Tanggap Darurat, Sampaikan Terima Kasih untuk Seluruh Tim Penanganan Bencana

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro secara resmi menutup Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi melalui apel penutupan yang dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Sitaro, Chyntia Inggrid...